Puerto Andika – darimedia.ID — Kementerian Kehutanan memastikan menghentikan izin penebangan kayu di kawasan ekosistem mangrove.
Kebijakan ini menjadi komitmen pemerintah memperkuat pelindungan dan pengelolaan kawasan mangrove. Ini sebagai bagian dari upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Direktur Rehabilitasi Mangrove Kemenhut Ristianto Pribadi bilang, seluruh kegiatan yang mendapat izin di area mangrove, kini sebatas untuk jasa lingkungan.
“Bukan lagi untuk ekstraksi kayu. Jangan khawatir, di Kementerian Kehutanan saat ini tidak ada lagi perizinan untuk kegiatan timber extraction,” tegasnya, Rabu (16/4/2025). Ia memastikan, izin penebangan tidak lagi ada.
Ia menekankan, seluruh izin hanya untuk kegiatan jasa lingkungan.
Ristianto berujar, kegiatan jasa lingkungan mencakup pemanfaatan hasil hutan bukan kayu, ekowisata, hingga potensi nilai ekonomi karbon.
Yakni, melalui perdagangan karbon yang mulai berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya pentingnya pendekatan investasi sebagai langkah strategis mendukung upaya rehabilitasi mangrove. Ini menyusul kebutuhan pembiayaan yang tidak bisa sepenuhnya bergantung anggaran negara.
“Sinergi pemerintah, dunia usaha, lembaga nirlaba, dan masyarakat sangat urgen agar upaya ini berjalan berkelanjutan,” ujarnya.
Ristianto juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang terstruktur dan terlembaga, bukan sekadar kerja sama jangka pendek. Menurutnya, kata kuncinya bukan hanya kolaborasi.
“Tetapi kolaborasi yang terlembaga dengan baik,” tegasnya.
Ia mengapresiasi inisiatif internasional Mangrove Breakthrough yang turut mendorong pelindungan dan pengelolaan mangrove di Indonesia. Ia berharap inisiatif ini dapat memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Mengacu Peta Mangrove Nasional 2025 melalui Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 594 Tahun 2025, luas mangrove di Indonesia mencapai 3.440.464 hektare.
Dari jumlah itu, potensi habitat tambahan seluas 769.824 hektare. Ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan ekosistem mangrove terluas di dunia.

















