CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menggencarkan investasi ke sektor unggulan.
Sektor itu meliputi industri, energi, pariwisata, dan berbagai kebutuhan urgen sebagai daerah penyangga/mitra IKN, melalui Regional Investor Relation Unit (RIRU).
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, menjelaskan terkait dengan ini, pihaknya telah melakukan penandatanganan komitmen kepala daerah dalam High Level Meeting (HLM) RIRU Provinsi Kalimantan Timur. “Ada lima tujuan penandatangan komitmen ini,” ujarnya, Kamis.
Yakni menjalin sinergi antara Pemprov Kaltim, pemkab/pemkot, Bank Indonesia, dan instansi terkait, agar arah kebijakan, data, dan layanan investasi seragam, jelas, dan satu suara.
Selain itu, membangun satu pintu informasi dan fasilitasi agar menjadi gerbang resmi tempat investor dalam mendapatkan semua data potensi, regulasi, proyek, izin, dan dukungan di wilayah masing-masing.
Kemudian, meningkatkan daya tarik dan kepercayaan investor dengan menjamin kepastian hukum, kejelasan lahan, kemudahan izin, dan transparansi, guna menghilangkan keraguan bagi penanaman modal.
Apalagi, lanjutnya, Kukar termasuk mitra Ibu Kota Nusantara (IKN), mempercepat realisasi investasi, dengan promosi yang terarah, menyelesaikan hambatan secara cepat, hingga menyiapkan daftar proyek siap tawar (IPRO).
Selain itu, mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, yakni dengan mengarahkan investasi ke sektor unggulan guna menciptakan lapangan kerja sekaligus mengentaskan kemiskinan.
Dalam penandatanganan berita acara itu, ada 10 komitmen bersama.
Yaitu meningkatkan koordinasi, kolaborasi, dan sinergi antara pemangku kepentingan dalam upaya mempercepat realisasi investasi melalui peningkatan kinerja RIRU.
Selanjutnya, menyelesaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) daerah. Lalu mendorong penyediaan lahan clear and clean sehingga lahan yang ada siap ditawarkan kepada calon investor.
Selain itu, mendukung pembangunan dan peningkatan sarana prasarana infrastruktur pendukung investasi, meningkatkan pelayanan perizinan dan memperkuat kepastian hukum bagi pelaku usaha dan investor.
Termasuk mendorong peningkatan penyusunan kajian potensi investasi daerah, mendorong penyusunan dokumen proyek investasi lengkap.
Selain itu, meningkatkan promosi investasi yang efektif, melakukan optimalisasi pengawalan kepeminatan investasi, dan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
“Terkait 10 komitmen yang telah ditandatangani bersama, Pemkab Kukar sangat mendukung dan melakukan tindakan lebih lanjut agar makin banyak investor,” ujar Aulia.
Pewarta: Taufik

















