• Berita
  • Politik
  • Crimestory
  • Finansial
  • Bencana
  • Pangan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • SEO SCORE
dariMedia.id
Advertisement
  • Teras
  • Kaltim
  • Kaltara
  • Ibu Kota Nusantara
  • Nasional
  • Internasional
  • Parlemen
  • Newsroom
Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kaltim
  • Kaltara
  • Ibu Kota Nusantara
  • Nasional
  • Internasional
  • Parlemen
  • Newsroom
No Result
View All Result
dariMedia.id
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kaltim
  • Kaltara
  • Ibu Kota Nusantara
  • Nasional
  • Internasional
  • Parlemen
  • Newsroom
Home HEADLINE

Trauma Ditodong Senjata

Dari Media by Dari Media
2 November 2026
in HEADLINE
0
Ponpes

Pones Hamalatul Quran selepas penggerebekan di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa 27 Oktober 2026. (ROL)

595
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Sekretaris Ponpes Hamalatul Quran, Diyana Indah Sari, mengungkap aparat kepolisian dari Polda Jateng dan Polres Sukoharjo menggerebek ponpesnya pada Selasa 27 Oktober 2026, sekitar pukul 03.20 WIB.

Polda Jateng dan Polres Sukoharjo menggerebak dan menggeledah Pondok Pesantren Hamalatul Quran di Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Personel polisi dari Brimob mendobrak kamar santriwati saat mereka sedang tertidur tanpa jilbab dan belum mengenakan pakaian yang semestinya.

Penggerebekan dan penggeledahan itu menorehkan trauma para santriwati yang masih berusia anak. Bahkan todongan senjata dan interogasi intimidatif harus mereka hadapi, bahkan sempat tanpa pendampingan.

“Mereka datang tanpa ada komunikasi baik-baik dulu. Jadi mereka mengetuk pintu, langsung mendobrak masuk,” ucap Diyana, dilaporkan Republika, Senin (2/11/2026).

Ia mengungkapkan, personel yang melakukan pendobrakan dan merangsek masuk ke ruangan adalah Brimob.

Waktu itu posisi santri sedang tidur atau ada yang baru bangun tidur, belum mengenakan jilbab, belum mengenakan pakaian yang semestinya.

“Tapi dari pihak Brimob memaksa masuk tanpa memberikan kesempatan pada santriwati maupun ustazah untuk persiapan terlebih dahulu,” katanya.

Diyana menyampaikan, Ponpes Hamalatul Quran hanya memiliki santri perempuan berjumlah 12 orang. Mereka terdiri anak berusia belasan tahun.

Dua di antaranya bahkan masih balita, yakni berumur tiga dan lima tahun. Terdapat empat ustazah yang mengajar di ponpes tersebut.

Menurutnya, para santriwati dibekap kekalutan dan ketakutan saat Brimob melakukan penggerebekan. Setelah berhasil masuk, personel Brimob melakukan intimidasi dengan menodongkan senjata kepada santriwati dan ustadzah.

Baca juga  Jika Diserang AS, Iran Bakal Melawan

“Kemudian mereka mulai melakukan penggeledahan dan menyita beberapa barang milik santri dan ustadzah maupun inventaris pondok,” ungkapnya.

“Pada waktu itu santri merasa ketakutan, panik. Apalagi mereka belum mengenakan jilbab, belum mengenakan pakaian yang semestinya, di sini itu semua isinya perempuan anak di bawah umur, bahkan juga ada balita usia 3 dan 5 tahun,” imbuh Diyana.

Oa berkisah, setelah itu, para santriwati dan ustadzah ditarik keluar ruangan.

Mereka berusaha menutup auratnya semaksimal mungkin. Namun ada yang belum mengenakan kaos kaki. Selain itu, ada pula yang membalut auratnya dengan sarung dan jaket. Diyana berpendapat, hal itu tidak layak.

Saat dikumpulkan di luar gedung ponpes, terdapat aparat yang langsung menginterogasi beberapa santriwati.

Katanya, ada santriwati yang sampai ditanya berkali-kali, ‘Ini kamu laki-laki atau perempuan?’. Pertanyaan itu ditanyakan berkali-kali dengan bentakan yang pastinya membuat anak-anak takut.

Menurut Diyana, sebelum penggerebekan, aparat kepolisian tidak menunjukkan surat izin apapun padanya maupun pengurus lainnya.

“Mereka tidak pernah menunjukkan satu lembar surat pun kepada kami hingga saat ini,” kata dia.

Setelah penggerebekan dan penggeledahan, para ustazah dan santriwati dibawa ke Polsek Mojolaban. Seingat Diyana, mereka mulai diperiksa sekitar pukul 05.00 WIB. Hanya santriwati balita yang tidak diperiksa polisi.

Pemeriksaan terhadap mereka kemudian dipindah atau dilanjut di Mapolres Sukoharjo sekitar pukul 10.00 WIB.

Ia mengungkapkan, baru pada saat di Polres Sukoharjo para santriwati dan ustazah memperoleh pendampingan dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan  Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Sukoharjo.

Baca juga  Indonesia-Mesir Perkuat Kerja Sama

Menurutnya, ia baru mengetahui penggerebekan dan penggeledahan ponpesnya berkaitan dengan penyidikan kasus pembakaran warung mi babi yang berlokasi di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.

Warung tersebut dibakar orang tak dikenal pada dini hari tanggal 12 September 2026 lalu.

Menurut Diyana, pemeriksaan di Polres Sukoharjo berlangsung hingga sekitar pukul 19.00 WIB.

Untuk fokus pertanyaan selama pemeriksaan, yang pertama identitas, baik santri maupun ustazah, latar belakang pendidikan, aktivitas selama di pondok, pelajaran apa saja yang dipelajari di pondok.

“Termasuk jadwal kegiatan di pondok, kemudian ekstrakurikuler yang diikuti di pondok,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, dalam penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, polisi menyita sejumlah barang, antara lain busur dan anak panah, drone, gawai, mesin prosesor komputer, brankas berisi uang tabungan para ustazah dan santri.

Diyana mengatakan, sebagian barang-barang tersebut merupakan alat penunjang untuk kegiatan ekstrakurikuler di ponpesnya.

“Setelah 15 jam diperiksa dan barang-barang sitaan itu dibawa, dan ketika diperiksa tidak ada satupun santriwati atau ustazah yang terbukti ada keterlibatan dengan kasus (pembakaran warung mi babi) tersebut,” ucap Diyana.

Karena itu, seusai pemeriksaan, para santriwati langsung dikembalikan ke orang tua atau walinya masing-masing.

Selain itu, polisi juga mengembalikan barang-barang yang disita dari Ponpes Hamalatul Quran.

Menurut Diyana, penggerebekan dan penggeledahan telah menorehkan trauma, tidak hanya pada para santriwati, tapi juga ustadzah.

“Peristiwa tersebut, terlebih dengan pendobrakan pintu dan penodongan senjata terhadap santriwati di bawah umur, telah menimbulkan ketakutan dan trauma mendalam bagi para santri dan ustazah,” ujarnya.

ROL

Tags: Pondok Pesantren Hamalatul Quran
Dari Media

Dari Media

Berita Terkait

karhutla
HEADLINE

Buka Lahan, Perusahaan Tega Bakar Hutan

3 November 2026
MA
HEADLINE

Suket Gibran Tidak Sah

31 Oktober 2026
Karhutla
HEADLINE

Polda Kaltim Tetapkan Puluhan Tersangka Karhutla

30 Oktober 2026
ancaman digital
HEADLINE

Kaltim Antisipasi Ancaman Digital

28 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
52 Siswa SMP Sayat Tangan Sendiri

52 Siswa SMP Sayat Tangan Sendiri

13 Maret 2023
Pupuk Kaltim

Dirut Baru Pupuk Kaltim

13 Juli 2025
Kepala Dinas Jadi Dewas PDAM, MAKI: Tak Langgar Aturan

Kepala Dinas Jadi Dewas PDAM, MAKI: Tak Langgar Aturan

13 Mei 2026
Menpora Ajukan Pengunduran Diri

Menpora Ajukan Pengunduran Diri

10 Maret 2023
Ketua Umum DPP PPP romahurmuziy tengah

Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

0
Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

0
Pemain persija jakarta riko simanjuntak

Galeri Foto Klub Sepakbola Indonesia Persija Jakarta

0
Pemain persija jakarta marko simic saat tendangan salto

Marko Simic Kelelahan Usai Arak arakan Juara Piala Presiden

0
Arghaci

Iran: Washington Harus Memilih

3 November 2026
karhutla

Buka Lahan, Perusahaan Tega Bakar Hutan

3 November 2026
Rupiah

Rupiah Kembali Lemah

2 November 2026
Polri

Sisakan Trauma Penggrebekan Ponpes, Kapolres Dicopot

2 November 2026

Recent News

Arghaci

Iran: Washington Harus Memilih

3 November 2026
karhutla

Buka Lahan, Perusahaan Tega Bakar Hutan

3 November 2026
Rupiah

Rupiah Kembali Lemah

2 November 2026
Polri

Sisakan Trauma Penggrebekan Ponpes, Kapolres Dicopot

2 November 2026
dariMedia.id

dariMedia.ID bagian dari Cendana Network, di bawah naungan PT Multimedia Cendana Group. Menyajikan berita-berita ringan, berbeda, istimewa, dan berbobot.

Rubrikasi

  • Advertorial
  • Apps
  • Bencana
  • Berita
  • Business
  • Crimestory
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Finansial
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Geopolitik
  • HEADLINE
  • Health
  • Ibu Kota Nusantara
  • Intermeso
  • Internasional
  • Kabar Istana
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kementerian
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Newsroom
  • Oil and Gas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pangan
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pemkab PPU
  • Perbankan
  • Podcast
  • Politik
  • Regional
  • Review
  • Science
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • Urban Design
  • World

Alamat Redaksi

Balikpapan:

Perumahan  Batu Ampar Lestari Tahap IV Rt 50, Blok D Nomor 01B.

Penajam Paser Utara:

Perumahan BTN Km 4/17, Penajam.

Untuk kerja sama dan partner, silakan berkorespondensi, melalui email:

redaksidarimedia@gmail.com

marketing@darimedia.id

sales@darimedia.id

Direct contact: 08115399950

  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi & Manajemen
  • Disclaimer
  • Jejaring
  • SEO SCORE

© 2025 Copyright PT Multimedia Cendana Group - Cendana Network. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Pemkab PPU
    • DPRD PPU
  • Kementerian
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pangan
  • Bencana
  • Kaltim
  • Jejaring
  • SEO SCORE

© 2025 Copyright PT Multimedia Cendana Group - Cendana Network. All Rights Reserved.