CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Kehadiran perbankan di Kalimantan Timur memiliki peran sentral mendongkrak percepatan ekonomi rakyat dan pembangunan infrastruktur.
Terlebih adanya Ibu Kota Nusantara- IKN, sektor perbankan menjadi tulang punggung transaksi masyarakat lokal, UMKM, hingga tata kelola keuangan pemerintah daerah.
Jumlah perbankan di Kaltim, menurut BPS (2020), ada 119 perbankan. Adapun menurut Satu Data Pemprov Kaltim, sampai November 2022 total jumlah perbankan tercatat 652 perbankan.
Rincian 652 perbankan, yakni perbankan milik Pemerintah (293), swasta nasional (123), swasta asing (6), dan milik pemerintah daerah sebanyak 230 perbankan. Jumlah ini melesat dibanding Agustus 2022 yang hanya mencatat 614 perbankan.
Industri perbankan di Kaltim ikut mendorong pertumbuhan ekonomi, yang tercatat sebesar 3,35 persen (year-on-year) pada Triwulan II-2026, menurut data Badan Pusat Statistik Provinsi Kaltim.
Kehadiran perbankan di Kaltim, tak hanya berupa bank konvensional. Namun, perbankan syariah turut bertumbuh solid berkelanjutan, di Benua Etam ini.
Seluruh entitas perbankan ini terbukti berkontribusi besar menggerakkan roda ekonomi daerah. Tak terkecuali perbankan syariah. Sampai medio 2026, penetrasi perbankan Islam di Kaltim mencetak rapor sangat positif.
Menurut data BI (2026), total penyaluran pembiayaan syariah di Kaltimmelesat mencapai Rp18,34 triliun dengan pertumbuhan tahunan (year-on-year) sebesar 18,03%. Lonjakan ini menjadi bukti sektor usaha di Kaltim, masih bergantung kuat pada pembiayaan perbankan.
Peluang Besar
Namun peluang besar ini belum dimanfaatkan BCA Syariah. Sampai kini kehadiran BCA Syariah belum ada di Kaltim, termasuk di IKN dan kota penyangganya: Samarinda dan Balikpapan.
Padahal perbankan ini cukup tersohor. Melalui keterangan di laman BCA Syariah, jumlah cabang perbankan ini baru mencakup 13 provinsi. Dominan di Jakarta, Jawa dan Sulawesi. Perbankan ini belum membuka cabangnya di Kalimantan, termasuk di Kalimantan Timur.
BCA Syariah mulai beroperasi sebagai Bank Umum Syariah pada 5 April 2010. Selama ini, warga Kaltim baru bisa merasakan layanan ramah, hangat dan bersahabat hanya dari petugas call center.
“Sayang banget belum ada cabangnya di Balikpapan. Padahal layanan petugasnya ramah banget,” tutur Agung, salah satu nasabah BCA Syariah asal Kota Minyak, Jumat 16 Oktober 2026.
Ia bilang, untuk membuka rekening baru di BCA Syariah juga sangat mudah. Cukup dilakukan via online, lalu akan dipandu petugas call centernya.
“Tapi kenapa ya kok belum ada cabangnya di sini,” tanyanya. Padahal selain keramahan dan kemudahan, untuk memiliki rekening BCA Syariah juga hemat dari potongan.
Menurutnya potongan administrasi hanya Rp10 ribu. Adapun Saldo dana mengendap minimal Rp 25 ribu. “Hanya unduh aplikasi BCA Syariah, tanpa biaya, proses gak sampai setengah jam. Kilat banget,” katanya, mengisahkan proses pembukaan rekening baru.
Menukil laman resminya, BCA Syariah, anak usaha dari PT Bank Central Asia Tbk. Perbankan ini terhubung Dukcapil guna memastikan keabsahan data, dan menambah lapisan keamanan berupa video call dengan agen HaloBCA.
Transaksi dijaga dua kode, akses login dan PIN otorisasi. Lewat keamanan digital berlapis, migrasi sistem terarah, dan literasi finansial yang gencar, BCA Syariah menegaskan komitmennya menjaga kepercayaan masyarakat dalam bertransaksi sesuai prinsip syariah.
Pewarta: Rudi

















