CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – PemerintahKabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim, menjamin kesediaan stok pangan berbagai komoditas.
Stok pangan ini dijamin bisa memenuhi kebutuhan masyarakat saat Idul Fitri 2026, bahkan sampai setelah Lebaran, sehingga masyarakat diingatkan tidak perlu panik.
“Secara umum, ketahanan persediaan bahan pangan cukup,” ujar Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten PPU Tohar, Jumat.
Pihaknya terus memantau distribusi pangan, lanjut dia, agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi saat Lebaran, hingga setelah perayaan Idul Fitri.
Kebutuhan dapur semisal cabai rawit hasil petani lokal cukup melimpah, sehingga harga komoditas aman dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Terkait harga di pasaran masih stabil, kisaran Rp65.000 per kilogram.
Saat ini, kata Thohar, tercatat beras medium tersedia sekitar 1.500 ton dan beras premium sekitar 300 ton, cukup memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang hingga setelah Lebaran.
Selanjutnya gula tersedia sekitar 14 ton, serta minyak goreng kisaran 1.000 liter di tingkat distribusi dan mendapat tambahan pasokan minyak goreng sekitar 80.000 liter menjelang Idul Fitri.
Ia mengatakan, untuk daging sapi mengandalkan pasokan yang terbatas karena fasilitas penyimpanan dingin di wilayah sekitar masih minim.
“Adapun komoditas bawang merah, bawang putih, kentang dan sejumlah bahan pangan lainnya masih mendatangkan dari luar Kabupaten Penajam Paser Utara, tapi stok persediaan masih aman,” imbuhnya.
Menurutnya meski sejumlah komoditas bergantung pasokan dari daerah lain, tapi distribusi berjalan lancar. Ia menjamin ketersediaan masih mencukupi memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pewarta: Agung

















