CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) membuka puluhan destinasi menarik di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.
Langkah ini untuk menyambut perkiraan puluhan ribu wisatawan per hari selama libur Lebaran 2026.
Juru Bicara OIKN Troy Pantouw, menyampaikan sejumlah jalur kunjungan, titik-titik strategis, dan beragam layanan pendukung dihadirkan sebagai bagian dari kesiapan kawasan IKN menerima kunjungan.
“Hal ini sebagai bagian upaya menghadirkan ruang inklusif dan dapat diakses secara luas,” ujarnya, Kamis.
Meski di tengah proses pembangunan dan penambahan fasilitas, pihaknya tetap memberi kesempatan bagi masyarakat untuk datang dan melihat langsung perkembangan Nusantara.
Apalagi, katanya, momentum libur panjang ini menjadi kesempatan bagi publik untuk lebih dekat dengan kota masa depan Indonesia.
Tak hanya melalui informasi, tetapi juga melalui pengalaman langsung mengunjungi kawasan Nusantara.
Ia bilang, puluhan titik di KIPP Nusantara yang disiapkan untuk diakses masyarakat seperti kawasan peribadatan, area perkantoran dan hunian.
“Selain itu berbagai ruang publik dibuka sebagai bagian dari pengalaman kunjungan,” jelasnya.
Ia mencotohkan lokasi itu semisal kawasan Plaza Seremoni, PSSI, Embung MBH, Glamping IKN, Bendungan Sepaku Semoi, Plaza Bhinneka Tunggal Ika.
Ada pula Taman Kusuma Bangsa, Masjid Negara serta berbagai spot destinasi wisata sekitar IKN.
Kawasan Istana Negara bahkan dapat menjadi alternatif tujuan yang dapat dikunjungi dengan pengaturan kapasitas tertentu.
Khusus untuk memasuki kawasan Istana Negara, pengunjung tidak diperkenankan memakai sandal alias harus bersepatu, tidak diperbolehkan memakai celana pendek, kaos oblong hingga baju tanpa lengan.
Untuk mendukung mobilitas di dalam kawasan, layanan shuttle bus bertenaga listrik juga disediakan yang menghubungkan berbagai titik strategis di KIPP Nusantara.
“Layanan ini disiapkan untuk memudahkan masyarakat menjelajahi kawasan tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi. Sekaligus menjaga kelancaran arus pergerakan di dalam kawasan,” imbuhnya.
Bagi masyarakat yang ingin memarkirkan kendaraan, KIPP Nusantara menyediakan sejumlah titik parkir yang tersebar di berbagai lokasi strategis.
Di antaranya sekitar Bundaran Sumbu Barat, Rusun ASN 1, sisi kiri Kawasan Plaza Yudikatif, Bundaran Sumbu Timur, Simpang Grande atau Plaza Simpang Timur.
Termasuk di sisi selatan Simpang Bank Indonesia, Rusun ASN 3 Simpang Baterai, hingga area keluar Masjid Negara IKN.
Pemprov Kaltim Ingatkan Pengelola Wisata
Sebelumnya Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menyiapkan berbagai destinasi wisata agar destinasi wisata aman, nyaman, dan menyenangkan.
Terutama untuk menyambut wisatawan saat lonjakan pengunjung selama libur Lebaran 2026.
“Libur Lebaran 2026 sudah di depan mata, saatnya para pengelola destinasi wisata di Kalimantan Timur bersiap memberi pelayanan terbaik,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Ririn Sari Dewi, Kamis.
Menurut Ririn, langkah antisipasi pertama yang didorong mengutamakan keselamatan pengunjung melalui pengecekan kelaikan kalibrasi pada seluruh wahana ekstrem dan fasilitas pariwisata.
Ia menyampaikan, para pengelola objek wisata diwajibkan selalu siaga terhadap potensi cuaca ekstrem dan mitigasi bencana alam.
Salah satunya dengan terus memantau informasi peringatan dini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.
“Kesiapan tim penyelamat seperti balawisata dan tenaga medis profesional harus dipastikan selalu bersiaga di setiap lokasi, untuk mengantisipasi berbagai kejadian darurat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan untuk memberi jaminan keamanan, pengelola destinasi wajib memantau seluruh aktivitas pengunjung secara intensif.
“Semua ini demi memastikan ketertiban dan kelancaran arus wisatawan,” imbuhnya.
Ia juga meminta pengelola destinasi melakukan koordinasi aktif bersama aparat Polri, TNI, dan satuan tugas setempat agar area wisata bebas dari segala bentuk gangguan keamanan.
Terkait kenyamanan, lanjutnya, setiap destinasi wisata dituntut mampu menciptakan momen liburan indah melalui penyediaan lingkungan yang ramah.
Pewarta: Taufik

















