CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Senin (9/3/2026) merilis peluncuran rudal menuju Israel dan aset Amerika Serikat sebagai bagian dari Operasi Janji Setia 4.
Dalam gelombang serangan ke-31, rudal-rudal yang diluncurkan didedikasikan untuk Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.
Melansir Al Mayadeen, IRGC menyampaikan, pada gelombang ke-31 Operasi Janji Setia 4 telah dilancarkan secara kuat terhadap target Amerika-Zionis.
“Kami menggunakan rudal sangat-berat, didedikasikan untuk Pemimpin tertinggi Angkata Bersenjata, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, di bawah kode “Labbaik Ya Khamenei”,” bunyi keterangan IRGC.
Menurut laporan Al Mayadeen, rudal yang dikirim Iran kali ini adalah Khorramshahr-4, rudal balistik dengan hulu ledak lebih dari satu ton.
Pada Kamis (5/3/2026) IRGC juga merilis video peluncuran rudal balistik Khorramshahr-4 menargetkan Bandara Ben Gurion, Tel Aviv.
Rudal balistik Khorramshahr-4, diklaim paling canggih di antara koleksi rudal-rudal Iran.
Dengan jarak jangkuan hingga 2.000 kilometer dan berhulu ledak 1.500 kilogram (kg), Khorramshahr-4 dirancang untuk mampu berpenetrasi menembus sistem pertahanan udara tercanggih manapun.
Dengan kecepatan hipersonik Mach 16 di luar atmosfer dan Mach 8 saat kembali masuk ke atmosfer, membuatnya sulit untuk dilacak oleh musuh.
Teknologi manuver (MaRV) dan sistem pemandu arah membuatnya sangat akurat menghantam target, dilengkapi dengan sistem penghalau radar rendah dan elektronik lainnya.
Saat pertama kali dirilis pada 25 Juni 2023, panjang Khorramshahr-4 terukur 13 meter, berdiameter 1,5 dengan berat sekitar 30 ton.
Dengan dimensi itu, Khorramshahr-4 menjadi yang paling berat di inventori rudal balistik Iran dengan kemampuan membawa bom di atas berat 1 ton.
IRGC telah menyatakan kesetiaan dan kepatuhan pada Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei, RIA Novosti melaporkan pada Senin.
Pemimpin Tertinggi Iran pucuk tertinggi kekuasaan yudikatif, legislatif, dan administratif di Iran. Ia juga adalah yang membuat keputusan terkait hal-hal penting di Iran, termasuk dalam hal program nuklir.
Khamenei ditetapkan sebagai Pemimpin Tertinggi berdasarkan mufakat Majelis Ahli yang beranggotakan 88 orang ahli agama dan ulama Iran.
“IRGC Iran, mendukung pilihan Dewan Ahli yang terhormat, siap menyatakan kesetiaan penuh kepada Mojtaba Khamenei, serta menjaga nilai-nilai Revolusi Islam dan melindungi warisan berharga para imam revolusi — Imam Ruhollah Khomeini dan Imam Ali Khamenei,” kata IRGC dalam pernyataannya, dilansir Islamic Republic of Iran Broadcasting.
Mojtaba Khamenei pada Senin resmi ditetapkan untuk menggantikan ayahnya, almarhum Ayatollah Ali Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi Iran.
Khamenei yang berusia 56 tahun menjadi Pemimpin Tertinggi ke-tiga Iran sejak Revolusi Islam 1979.
Mojtaba diperkirakan akan mengikuti jejak ayahnya yang mempertahankan sikap garis keras terhadap Amerika Serikat. Istri dan ayahnya dilaporkan gugur dalam serangan udara ketika Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari. Korps Garda Revolusi Islam pada Senin menyatakan dukungannya terhadap pemimpin baru tersebut.
Pewarta: Widy

















