• Berita
  • Politik
  • Crimestory
  • Finansial
  • Bencana
  • Pangan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • SEO SCORE
dariMedia.id
Advertisement
  • Teras
  • Kaltim
  • Kaltara
  • Ibu Kota Nusantara
  • Nasional
  • Internasional
  • Parlemen
  • Newsroom
Senin, Mei 25, 2026
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kaltim
  • Kaltara
  • Ibu Kota Nusantara
  • Nasional
  • Internasional
  • Parlemen
  • Newsroom
No Result
View All Result
dariMedia.id
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kaltim
  • Kaltara
  • Ibu Kota Nusantara
  • Nasional
  • Internasional
  • Parlemen
  • Newsroom
Home Internasional

AI Sanctum Bisa Hantam 50 Drone Musuh

Redaksi Darmed by Redaksi Darmed
25 Mei 2026
in Internasional
0

Drone tempur mendapat ancaman dari AI yang bisa menghantam tanpa tembakan. (The Guardian)

CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Kontraktor pertahanan Amerika Serikat, Lockheed Martin, mengklaim melakukan pengembangan sistem anti-drone generasi terbaru berbasis kecerdasan buatan.

AI ini dirancang untuk memburu dan menghancurkan kawanan drone musuh secara otomatis.

CEO Lockheed Martin, Jim Taiclet, menyampaikan sistem bernama Sanctum itu mampu mendeteksi drone yang datang. 

Selain itu mampu juga menganalisis tingkat ancamannya, hingga memprediksi arah pergerakannya sebelum dicegat atau dilumpuhkan.

Taiclet menjelaskan sistem AI Sanctum memungkinkan pertahanan udara bekerja lebih cepat dan efisien menghadapi banyak target sekaligus.

“Teknologi ini mampu menghancurkan rudal balistik yang mengancam pangkalan militer, maupun sekutu kami,” ujarnya.

Selain Sanctum, Lockheed Martin juga mengembangkan sistem bernama MORFIUS, yakni drone pencegat yang mampu mendekati drone musuh berukuran kecil.

Lalu melumpuhkannya menggunakan pulsa gelombang mikro berdaya tinggi.

Teknologi itu memungkinkan satu sistem menyerang banyak drone dalam satu operasi tanpa harus menembakkan rudal konvensional.

Baca juga  Prancis – Jerman: Dari Lawan Jadi Kawan

“Drone yang kami buat dengan bantuan AI ini memungkinkan kami menyerang hingga 50 drone berbeda dalam satu misi tanpa menembakkan senjata apa pun,” kata Taiclet.

Lockheed Martin menggandeng Nvidia untuk mendukung pengembangan teknologi AI tersebut.

Nvidia memasok unit pemrosesan grafis (GPU) yang digunakan untuk mendukung sistem keamanan nasional berbasis kecerdasan buatan.

Selain mengembangkan teknologi baru, Lockheed Martin juga memodifikasi sistem persenjataan lama untuk menghadapi ancaman drone dengan biaya lebih murah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengubah rudal Helfire, yang biasanya digunakan sebagai senjata udara-ke-darat pada helikopter Apache menjadi rudal pencegat darat-ke-udara untuk menghancurkan drone musuh.

“Kami mengonfirgurasi ulang rudal Helfire dengan teknologi baru dan menghungkannya dengan AI Sanctum,” ujar Taiclet. 

Sehingga bisa digunakan melawan drone murah yang datang. 

Pengembangan sistem anti-drone berbasis AI ini menunjukkan bagaimana militer Amerika Serikat semakin serius menghadapi perubahan pola peperangan modern. 

Dalam beberapa konflik terakhir, penggunaan drone murah dalam jumlah besar terbukti mampu mengancam sistem pertahanan konvensional yang jauh lebih mahal.

Baca juga  Tiga Prajurit TNI Gugur, Begini Respon Rusia

Militer Amerika semakin khawatir terhadap ancaman serangan kawanan drone atau swarm drone yang dinilai mampu mengubah wajah peperangan modern.

Kekhawatiran ini muncul karena drone berbiaya murah kini dapat digunakan dalam jumlah besar untuk menyerang berbagai target. 

Mulai pangkalan militer, kapal perang, bandara, hingga infrastruktur strategis dengan efektivitas tinggi.

Berbeda dengan ancaman tradisional seperti jet tempur atau rudal balistik yang jumlahnya terbatas dan mudah dilacak radar.

Serangan swarm drone bekerja dengan konsep membanjiri sistem pertahanan menggunakan puluhan bahkan ratusan drone kecil secara bersamaan. 

Strategi ini dapat membuat sistem pertahanan udara kewalahan karena harus menghadapi terlalu banyak target dalam waktu singkat.

Ancaman tersebut semakin nyata setelah berbagai konflik modern menunjukkan efektivitas drone murah di medan perang. 

Dalam perang Ukraina, misalnya, drone digunakan untuk menyerang tank, gudang amunisi, kapal perang, hingga fasilitas energi dengan biaya jauh lebih murah dibanding sistem persenjataan konvensional.

ROL

Tags: AI SanctumDrone tempur
ShareTweetShare
Redaksi Darmed

Redaksi Darmed

Berita Terkait

Sembilan WNI Relawan Global Sumud Flotila Kembali ke Indonesia
Internasional

Sembilan WNI Relawan Global Sumud Flotila Kembali ke Indonesia

24 Mei 2026
Zionis Kirim Iron Dome ke UEA
Internasional

Zionis Kirim Iron Dome ke UEA

12 Mei 2026
Arab Saudi Bakal Bangun Bandara di Makkah
Internasional

Arab Saudi Bakal Bangun Bandara di Makkah

9 April 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur, Begini Respon Rusia
Internasional

Tiga Prajurit TNI Gugur, Begini Respon Rusia

1 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
52 Siswa SMP Sayat Tangan Sendiri

52 Siswa SMP Sayat Tangan Sendiri

14 Maret 2023
Menpora Ajukan Pengunduran Diri

Menpora Ajukan Pengunduran Diri

10 Maret 2023
Kepala Dinas Jadi Dewas PDAM, MAKI: Tak Langgar Aturan

Kepala Dinas Jadi Dewas PDAM, MAKI: Tak Langgar Aturan

14 Mei 2026
Türkiye and China: Two Great Powers Among Other Great Powers

Türkiye and China: Two Great Powers Among Other Great Powers

28 Februari 2023
Ketua Umum DPP PPP romahurmuziy tengah

Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

0
Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

0
Pemain persija jakarta riko simanjuntak

Galeri Foto Klub Sepakbola Indonesia Persija Jakarta

0
Pemain persija jakarta marko simic saat tendangan salto

Marko Simic Kelelahan Usai Arak arakan Juara Piala Presiden

0

Sore Ini Hasil UBTK 2026 Dirilis

25 Mei 2026

AI Sanctum Bisa Hantam 50 Drone Musuh

25 Mei 2026

Pesan Muhammaddiyah soal Film Pesta Babi

25 Mei 2026

BI Balikpapan Dorong Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah 

25 Mei 2026

Recent News

Sore Ini Hasil UBTK 2026 Dirilis

25 Mei 2026

AI Sanctum Bisa Hantam 50 Drone Musuh

25 Mei 2026

Pesan Muhammaddiyah soal Film Pesta Babi

25 Mei 2026

BI Balikpapan Dorong Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah 

25 Mei 2026
dariMedia.id

dariMedia.ID bagian dari Cendana Network, di bawah naungan PT Multimedia Cendana Group. Menyajikan berita-berita ringan, berbeda, istimewa, dan berbobot.

Rubrikasi

  • Advertorial
  • Apps
  • Bencana
  • Berita
  • Business
  • Crimestory
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Finansial
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Geopolitik
  • HEADLINE
  • Health
  • Ibu Kota Nusantara
  • Intermeso
  • Internasional
  • Kabar Istana
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kementerian
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Newsroom
  • Oil and Gas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pangan
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pemkab PPU
  • Perbankan
  • Podcast
  • Politik
  • Regional
  • Review
  • Science
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • Urban Design
  • World

Alamat Redaksi

Balikpapan:

Perumahan  Batu Ampar Lestari Tahap IV Rt 50, Blok D Nomor 01B.

Penajam Paser Utara:

Perumahan BTN Km 4/17, Penajam.

Untuk kerja sama dan partner, silakan berkorespondensi, melalui email:

redaksidarimedia@gmail.com

marketing@darimedia.id

sales@darimedia.id

Direct contact: 08115399950

  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi & Manajemen
  • Disclaimer
  • Jejaring
  • SEO SCORE

© 2025 Copyright PT Multimedia Cendana Group - Cendana Network. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Pemkab PPU
    • DPRD PPU
  • Kementerian
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pangan
  • Bencana
  • Kaltim
  • Jejaring
  • SEO SCORE

© 2025 Copyright PT Multimedia Cendana Group - Cendana Network. All Rights Reserved.