Home / Internasional

Minggu, 12 Maret 2023 - 23:41 WIB

Turkiye Inisiasi Perpanjangan Kesepakatan Istanbul

Author/ Editor: Ahmad Mulyadi

ISTANBUL, darimedia.ID — Pemerintah Turkiye akan melakukan inisiasi perpanjangan Kesepakatan Istanbul terkait pengiriman gandum ke sejumlah negara-negara yang membutuhkan. Demikian dilansir TRT World (12/3/2023).

Menurut Menteri Pertahanan Turkiye, Hulusi Akar, pihaknya yakin kesepakatan yang akan berakhir pada 18 Maret itu dapat diperpanjang mengingat respon positif dari semua pihak, termasuk Rusia dan Ukraina, dua negara penghasil gandum utama di Eropa yang juga merupakan dua negara utama yang terlibat konflik di Ukraina.

Baca juga  Tiga Isu Besar di Balikpapan

Selain Konferensi Antalya 2022, Kesepakatan Istanbul itu merupakan salah satu prestasi diplomasi Turkiye di kancah internasional terkait perannya sebagai mediator dalam konflik Ukraina. Pada kesepakatan yang dibuat pada Juli tahun lalu, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Turkiye, Rusia dan Ukraina menandatangani nota kesepahaman dan persetujuan untuk melanjutkan fungsi laut hitam di sekitar Ukraina sebagai jalur transportasi komoditas gandum ke berbagai negara lainnya setelah sebelumnya sempat terhenti akibat konflik Ukraina.

Baca juga  Ribuan Warga Prancis Demonstrasi Tolak Keputusan Macron

Turkiye sendiri merupakan negara lain memiliki wilayah cukup luas di sekitar laut hitam dan dapat membantu secara teknis dan administrasi kelancaran jalur distribusi komoditas utama di Eropa tersebut. Sebelumnya, pihak Turkiye juga sudah pernah melakukan upaya perpanjangan masa kesepakatan untuk 120 hari berikutnya terhitung sejak 19 November 2022.

Share :

Baca Juga

Internasional

Cina Naikkan Anggaran Militer dan Diplomasi

Internasional

Zionis Israel Serang Kamp Pengungsi

Internasional

Türkiye and China: Two Great Powers Among Other Great Powers

Internasional

Tiongkok: 60 Ribu Orang Tewas Akibat Covid-19 sejak Desember

Internasional

Prancis – Jerman: Dari Lawan Jadi Kawan

Internasional

10 Kampus Terfavorit di Jerman

Internasional

Ribuan Warga Prancis Demonstrasi Tolak Keputusan Macron