CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID –
Langkah konkret dalam menjawab kebutuhan sarana transportasi massal bagi para pelajar di bumi Penajam Paser Utara (PPU) teru dimatangkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.
Guna memastikan usulan armada tepat sasaran, instansi perhubungan ini tengah fokus merampungkan kajian teknis mandiri sebagai prasyarat utama pengajuan proposal ke pemerintah pusat.
Kepala Dinas Perhubungan PPU, Agus Dahlan, mengungkapkan bahwa tim di lapangan saat ini sedang bergerak mengumpulkan data akurat terkait peta trayek serta volume kebutuhan riil pelajar di berbagai titik strategis.
“Rencana kita akan membuat kajian, setelah kajian di lapangan baru kita buat proposal. Kan di dalam pengusulan itu ada format dari kementerian untuk pengisi data-data,” terang Agus Dahlan dalam keterangannya, Jumat (6/11/2026).
Pemetaan lapangan tersebut difokuskan untuk memotret kebutuhan mendesak di sejumlah kawasan sentral, mulai dari wilayah Babulu, Penajam, hingga koridor padat aktivitas di Sotek.
Melalui data analitik yang komprehensif, Dishub ingin memastikan jumlah unit kendaraan yang dimohonkan benar-benar ideal dan proporsional.
Meski tahapan identifikasi tengah berjalan, Agus memastikan proses pendataan sejauh ini berlangsung mulus tanpa hambatan teknis yang berarti. Tim penasihat dan teknis di internal dinas diproyeksikan mampu merampungkan draf kajian dalam waktu dekat.
“Mudah-mudahan akhir Desember kita sudah bisa ke kementerian. Paling tidak akhir November ini sudah kelihatan hasilnya, karena kita rencanakan kajiannya sekitar seminggu,” tandasnya.
Begitu seluruh rangkaian riset mandiri tuntas dan instrumen isian data kementerian terpenuhi, Dishub PPU langsung menjadwalkan keberangkatan untuk menyerahkan proposal bantuan secara resmi.
Kebijakan tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam menekan angka kecelakaan pelajar sekaligus meringankan beban mobilitas orang tua di PPU. (ADV)
Pewarta: Salsabila

















