CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID –
Aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah-sekolah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kini terpantau berangsur normal menyusul perbaikan cuaca.
Kendati demikian, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU tetap mengantisipasi potensi cuaca buruk yang sewaktu-waktu dapat kembali terjadi.
Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat, mengungkapkan bahwa sebelumnya pihaknya sempat memberlakukan penyesuaian jam pelajaran akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat demi keamanan para siswa.
“Durasi jam pelajaran sempat dipangkas dari 35 menit menjadi 30 menit per sesi, meskipun jam masuk sekolah tetap dilakukan secara normal,” kata Durajat dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026).
Meski operasional sekolah saat ini telah kembali normal, Disdikpora tetap waspada dengan memantau perkembangan situasi secara berkala. Koordinasi lintas sektor digencarkan untuk memastikan keamanan lingkungan satuan pendidikan.
“Kami aktif memantau perkembangan cuaca dari Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup dan itu kami share setiap hari ke lingkungan Dinas Pendidikan,” ujarnya.
Mengantisipasi dinamika cuaca yang tidak menentu, Disdikpora PPU secara resmi memberikan diskresi penuh kepada pihak sekolah.
Adapun, setiap kepala satuan pendidikan kini diberi kewenangan mengambil keputusan mandiri untuk menerapkan pembelajaran terbatas jika kondisi lingkungan sekitar dinilai membahayakan keselamatan peserta didik.
“Sesuai surat edaran, kita serahkan kepada pihak sekolah untuk melihat kondisi lingkungan masing-masing. Manakala cuaca tidak mendukung atau membahayakan peserta didik, maka sekolah diberikan kewenangan untuk melakukan pembelajaran terbatas dengan tetap menggunakan masker,” tegas Durajat.
Sebagai langkah preventif lanjutan, Disdikpora juga melarang seluruh sekolah menggelar aktivitas belajar di luar ruangan manakala cuaca memburuk. Kebijakan ini diharapkan mampu melindungi kesehatan para pelajar secara optimal. (ADV)
Pewarta: Salsabila

















