CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali membuka Program Beasiswa tahun 2026.
Beasiswa ini disalurkan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab PPU.
Program ini menjadi salah satu upaya Pemkab PPU meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Mengacu petunjuk teknis yang diterbitkan Pemkab PPU, program beasiswa tahun ini terbagi tiga kategori utama.
Rinciannya, Beasiswa Stimulan, Beasiswa Nawasena dan Beasiswa Religi.
Program ini menyasar siswa, santri, hingga mahasiswa asal Kabupaten PPU yang memenuhi persyaratan administrasi maupun akademik.
Pemkab PPU menegaskan beasiswa ini bentuk dukungan untuk memperluas akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat berprestasi maupun kurang mampu secara ekonomi.
Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten PPU.
Anggaran Rp1,89 Miliar
Di tahun 2026, Pemkab PPU mengalokasikan anggaran beasiswa sebesar Rp1.892.000.000 yang dibagi ke berbagai kategori dan jenjang pendidikan.
Untuk kategori Beasiswa Stimulan, bantuan diberikan kepada mahasiswa diploma, sarjana, santri pondok pesantren.
Termasuk untuk mahasiswa kedokteran, co-assistant dokter, hingga anggota Paskibraka.
Rincian kuota beasiswa tahun ini, yakni:
Beasiswa Prestasi Diploma III untuk 12 penerima dengan nilai Rp2,5 juta per orang.
Beasiswa Prestasi D4/S1 untuk 96 penerima sebesar Rp2,5 juta.
Beasiswa Tugas Akhir Diploma dan Sarjana untuk 92 penerima sebesar Rp3,5 juta.
Beasiswa Kedokteran sebesar Rp7,5 juta.
Beasiswa Co-Assistant Kedokteran sebesar Rp15 juta.
Beasiswa Paskibraka sebesar Rp2 juta.
Adapun kategori Beasiswa Nawasena diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, penyandang disabilitas, korban bencana, korban KDRT.
Termasuk mahasiswa Universitas Gunadarma PPU dengan sistem bantuan sesuai kategori penerima dan besaran UKT.
Untuk Beasiswa Religi diberikan kepada penghafal kitab suci lintas agama dengan total anggaran mencapai Rp225 juta.
Syarat Pendaftaran
Penerima beasiswa wajib tercatat sebagai masyarakat Kabupaten PPU dan berstatus aktif sebagai siswa, santri, atau mahasiswa di lembaga pendidikan negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.
Pendaftar juga tidak sedang menerima beasiswa lain yang bersumber dari APBN maupun APBD.
Selain itu bukan mahasiswa ikatan dinas, anggota TNI/Polri, ASN, maupun pegawai aktif BUMN dan BUMD.
Kelengkapan Dokumen
Untuk mengajukan pendaftaran, ada beberapa dokumen penting yang harus dilengkapi. Rinciannya, sebagai berikut:
KTP atau KIA.
Kartu Keluarga.
Kartu pelajar/mahasiswa/santri.
Foto diri.
Surat aktif sekolah atau kuliah.
KHS atau rapor.
Buku rekening.
Surat pernyataan bermaterai.
Untuk kategori Beasiswa Stimulan Prestasi Akademik jenjang diploma dan sarjana, mahasiswa diwajibkan memiliki IPK minimal 3,25 untuk jurusan non-eksakta.
Kemudian IPK 3,00 untuk jurusan eksakta, serta maksimal berada di semester 7.
Sedangkan Beasiswa Tugas Akhir diperuntukkan bagi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi dengan batas maksimal semester 8.
Pada kategori Beasiswa Nawasena, penerima akan diverifikasi melalui Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta verifikasi lapangan oleh panitia.
Beasiswa Religi diperuntukkan bagi penghafal kitab suci lintas agama.
Khusus kategori Islam, calon penerima minimal memiliki hafalan Al-Qur’an sebanyak tujuh juz.
Daftar Online
Pendaftaran beasiswa dilakukan secara daring melalui situs resmi Pemkab PPU di situs resmi Pemkab PPU:
https://beasiswa.penajamkab.go.id
Calon penerima diwajibkan melakukan registrasi menggunakan NIK dan email aktif sebelum memilih kategori beasiswa serta mengunggah seluruh dokumen persyaratan.
Pemkab PPU juga menyediakan pendampingan informasi pendaftaran melalui media sosial TikTok dan Instagram Bagian Kesra Setkab PPU.
Untuk jadwal pendaftaran, kategori Beasiswa Stimulan dan Religi dibuka mulai 12 Mei hingga 10 Juni 2026. Sedangkan Beasiswa Nawasena dibuka mulai 12 Mei sampai 10 Juli 2026.
Program ini diharapkan menjadi peluang besar bagi pelajar dan mahasiswa asal Penajam Paser Utara untuk melanjutkan pendidikan sekaligus meningkatkan daya saing SDM daerah di masa depan.
Pewarta: Agung

















