CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tetap yakin Ibu Kota Nusantara akan membuka peluang investasi baru.
Terutama investasi untuk Kabupaten PPU.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kabupaten PPU Amirullah menilai pembangunan infrastruktur dan konektivitas terus berkembang di sekitar IKN.
Pada Jumat (29/5/2026), ia menyampaikan seiring pengembangan akan semakin membuka peluang investasi baru di Kabupaten PPU.
“Apalagi PPU sebagai kabupaten terdekat dengan IKN. Potensi peluang investasi cukup besar,” ujarnya.
Salah satunya, lanjut Amirullah, di kawasan industri. Sebab konektivitas menuju IKN terus terbangun.
Kabupaten Penajam Paser Utara yang menjadi spintu gerbang menuju IKN, mendapat keuntungan untuk menarik investor.
“Terutama sektor industri dan pengembangan kawasan ekonomi,” ucapnya.
Pemerintah kabupaten PPU juga memberikan kepastian kepada investor.
Antara lain dengan kesiapan data, lahan, dan kelayakan proyek.
“Sehingga investasi di kabupaten itu telah terpetakan dan siap tawar,” jelasnya.
Saat ini pihaknya mencatat target investasi di Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2024 Rp2,5 triliun, dan tercatat realisasi tercapai Rp3,7 triliun atau 145 persen.
Selanjutnya di tahun 2025 realisasi hanya tercapai Rp1,7 triliun atau 33 persen dari target Rp4,7 triliun.
Untuk target investasi 2026 sejalan dengan target pada 2025, yakni Rp4,7 triliun.
Menurutnya meski realisasi investasi pada 2025 tidak mencapai target investasi, tetapi ke depan peluang investasi cukup besar dengan percepatan pembangunan IKN.
Pewarta: Taufik

















