CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU, Syamsul Adha memastikan, seluruh desa dan kelurahan di PPU telah memiliki KDMP.
Namun, untuk operasional koperasi masih menunggu penyelesaian tahapan manajerial. Setelah pengelolaan beres, Kopdes Merah Putih bakal beroperasi.
Saat ini, lanjut Syamsul, sudah ada 54 Kopdes Merah Putih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), namun belum beroperasi.
“Sekarang masih melengkapi struktur pengelola, terutama untuk penempatan bendahara, sebelum mulai difungsikan,” jelasnya, Senin.
Syamsul Adha memastikan seluruh Kopdes Merah Putih sudah ada manajernya. Namun tinggal penempatannya saja yang masih dimatangkan.
“Sekarang kami proses untuk penempatan bendaharanya,” imbuhnya.
Menurutnya, penempatan manajer menjadi kewenangan yang ditentukan pemerintah pusat. Pemkab PPU hanya sebatas menindaklanjuti proses tersebut, sekaligus menyiapkan perangkat pengelola lainnya.
Ia menyampaikan, untuk opreasional Kopdes Merah Putih targetnya bisa berjalan dalam waktu dekat. Namun, sebelum itu, kelengkapan struktur pengelola perlu dituntaskan agar koperasi dapat menjalankan fungsi sesuai kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Ini instruksi dari pusat. Dalam waktu dekat akan segera difungsikan, tapi sekarang masih dalam tahap persiapan pemanfaatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pelaksanaan program Kopdes Merah Putih di PPU mengikuti arahan pemerintah pusat karena kebijakan ini diterapkan secara nasional.
“Kami hanya bertugas menindaklanjuti setiap tahapan yang telah diarahkan,” jelasnya.
Semua dasar aturannya, kata Syamsul, dari pusat. Kalau pusat menginstruksikan untuk segera dilakukan, maka Pemkab PPU segera menindak lanjutinya.
Dengan seluruh desa dan kelurahan telah memiliki Kopdes Merah Putih, ia menuturkan pihaknya kini fokus menuntaskan administratif dan manajerial sebelum koperasi mulai dimanfaatkan.
Menurutnya seluruh potensi desa akan dimaksimalkan melalui operasional Kopdes Merah Putih. Selain memperkuat perekonomian masyarakat, keberhasilan koperasi juga akan memberikan manfaat langsung bagi pemerintah desa melalui pembagian hasil usaha.
Pihaknya meyakini Kopdes Merah Putih diproyeksikan sebagai offtaker yang bekerja sama dengan BUMDes untuk menyerap sekaligus memasarkan hasil produksi masyarakat desa.
“Keberadaan Kopdes Merah Putih tidak akan menggantikan ataupun bersaing dengan BUMDes, melainkan saling melengkapi untuk memperkuat aktivitas ekonomi di desa,” jelas Syamsul Adha. (ADV)
Pewarta: Agung

















