darimedia.ID – Bajaj Auto, perusahaan otomotif asal India, dikenal sebagai produsen auto‑rickshaw (bajaj) terbesar di dunia dan pionir di segmen kendaraan roda tiga. Dikutip dari commons.wikimedia.org Kendaraan ini populer di Asia, termasuk Indonesia, karena ekonomis dan mudah bermanuver.
Bajaj telah menjadi ikon transportasi jalanan di Jakarta sejak puluhan tahun lalu, meski kini menurun karena kompetisi angkutan online .
Kendaraan ini tetap digunakan di beberapa daerah sebagai moda transportasi lokal yang murah dan praktis.
Di India, Bajaj Auto baru meluncurkan motor sport Pulsar NS400Z 2025, dipersenjatai mesin 373 cc dengan tenaga meningkat dan quick‑shifter — harga ex‑showroom Rs 1,92 lakh (± Rp 32 juta)
Bajaj juga merilis Chetak 3001, skuter listrik seharga Rs 99.990 (± Rp 17 juta), memperluas portofolio elektrifikasi dan menjawab kebutuhan mobilitas ramah lingkungan.
Penjualan global Bajaj Auto mencapai 3,1 juta unit pada 2024, mencakup motor tradisional, roda tiga, dan EV.
Perusahaan turut mengklaim insentif lebih dari Rs 2.000 crore (~ Rp 3,5 triliun) lewat skema PLI India, termasuk untuk ekspansi kendaraan listrik.
Aksi korporasi terbaru mencakup pembelian saham balik (share buyback) dan penerbitan commercial paper melalui anak usaha, serta kenaikan peringkat kredit.
Bajaj Auto menegaskan posisinya sebagai pemimpin global di segmen auto‑rickshaw, serta terus bertransformasi lewat produk sepeda motor berperforma dan kendaraan listrik. Langkah strategis mereka—mulai dari produk unggulan hingga kebijakan keuangan—menunjukkan komitmen untuk tumbuh dan beradaptasi di era otomotif modern.
Pewarta: Puerto Andika

















