CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – ratusan hektar lahan pertanian yang belum digarap menjadi perhatian Bupati Penajam Paser Utara PPU dalam perencanaan optimalisasi memperkuat sektor ekonomi.
Bupati PPU Mudyat Noor melihat lahan petani menjadi salah satu ujung tombak dalam memaksimalkan sektor ekonomi di daerah Penajam yang secara geografis dikelilingi perkebunan dan pertanian.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dengan petani perlu ditingkatkan untuk mengoptimalkan lahan pertanian yang belum tergarap secara maksimal,” ucap Mudyat. Selasa (31/03/2026).
Mudyat mengungkapkan, kolaborasi antar petani dan pemerintah daerah salah satunya yakni terus berupaya memenuhi kebutuhan pengairan melalui program pembangunan sumur bor irigasi lahan pertanian.
Balai Wilayah Sungai BWS Kalimantan IV, Kementerian Pekerjaan Umum PU telah membantu pembangunan sumur bor irigasi di empat titik di wilayah Kecamatan Babulu pada 2025.
“Semoga tahun ini ada lagi bantuan pembangunan sumur bor irigasi dari BWS. Karena, Dinas Pertanian PPU telah mengusulkan bantuan pembangunan sumur bor untuk tahun anggaran 2026,” harapnya.
Ia menekankan, pemerintah daerah terus berupaya memaksimalkan potensi pertanian untuk peningkatan kesejahteraan petani. Karena, sektor pertanian merupakan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal yang perlu penguatan.
“Kami berharap kedepan, kondisi fiskal daerah membaik agar pembangunan infrastruktur pertanian bisa ditingkatkan,” tuturnya.
Pewarta : Taufik

















