CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Kebijakan afirmatif dalam memajukan sektor pendidikan kembali menuai sambutan positif dari masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Program bantuan sosial pendidikan yang digulirkan pemerintah daerah dinilai efektif memangkas kendala finansial keluarga dalam menyediakan atribut serta perlengkapan belajar bagi buah hati mereka.
Apresiasi terbuka tersebut mencuat di tengah agenda distribusi bantuan Kartu Penajam Cerdas (KPC) yang menyasar sebanyak 202 orang tua wali murid di SMP Negeri 5 PPU, Jumat (6/11/2026).
Hadir langsung memantau jalannya penyerahan bantuan, Bupati PPU Mudyat Noor didampingi jajaran pejabat daerah, termasuk Plt. Kepala Dinas Pendidikan PPU Muchtar, Plt. Kepala Bappelitbang Ade Embong, serta pimpinan Bankaltimtara Cabang PPU.
Di sela-sela penyerahan, salah seorang perwakilan wali murid, Hanafi, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kehadiran program tersebut.
Menurutnya, dukungan fiskal ini memberikan dampak langsung bagi kelangsungan aktivitas sekolah anak-anak tanpa membebani keuangan rumah tangga.
”Pak Bupati, kami sangat berterima kasih sekali, bantuan ini sangat membantu kami para orang tua murid,” ujar Hanafi singkat.
Menanggapi respon positif warganya, Bupati PPU Mudyat Noor menegaskan bahwa program KPC merupakan wujud keseriusan pemerintah daerah dalam meratakan kualitas sumber daya manusia.
Ia memastikan bahwa arah kebijakan fiskal daerah akan terus diprioritaskan untuk memperluas jangkauan penerima manfaat ke seluruh jenjang pendidikan yang ada di PPU.
”Kami dari Pemda PPU inginnya seluruh anak-anak yang menjadi tanggung jawab kita, khususnya di Kabupaten Penajam Paser Utara, semua mendapat Kartu Penajam Cerdas,” ungkap Mudyat.
Lebih lanjut, ia merinci bahwa kehadiran instrumen bantuan ini diharapkan mampu mereduksi berbagai beban biaya penunjang yang kerap dikeluhkan para orang tua di tengah dinamika ekonomi saat ini.
”Sehingga kita harapkan ini memberi kelonggaran dan kemudahan, khususnya untuk peralatan yang selama ini membebani anak-anak kita dalam bersekolah, walaupun sekolahnya gratis,” imbuhnya.
Sebagai langkah pengawasan, bupati turut menitipkan pesan tegas kepada para orang tua agar memanfaatkan alokasi bantuan secara cermat dan bertanggung jawab demi kepentingan akademik siswa.
”Kami berharap Kartu Penajam Cerdas ini betul-betul digunakan manfaatnya untuk anak-anak,” tegasnya.
Melalui sinergi program yang tepat sasaran ini, Pemkab PPU optimistis kualitas pendidikan daerah penyangga IKN tersebut akan terus terdongkrak, melahirkan generasi muda yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing tinggi. (ADV)
Pewarta: Agung

















