CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR Kabupaten Penajam Paser Utara PPU mengusulkan proyek peningkatan jalan menuju lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi SNT di Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, kepada Kementerian Pekerjaan Umum PU.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR PPU, Petriandy Ponganton Pasulu, mengatakan usulan peningkatan jalan tersebut telah disampaikan melalui aplikasi Sinergitas, Transparan, Integrasi dan Akuntabel SITIA yang disiapkan oleh Kementerian PU.
“Kami mengusulkan peningkatan jalan menuju SNT melalui program Inpres Jalan Daerah. Pengesahannya melalui aplikasi SITIA,” ungkapnya, Selasa 29/09/2026.
Menurut Petriandy, Dinas PUPR PPU sebelumnya telah melakukan pelebaran jalan yang menjadi akses menuju lokasi pembangunan SNT di Desa Babulu Darat. Namun, peningkatan kualitas jalan sepanjang 1,3 kilometer masih diusulkan kepada pemerintah pusat karena keterbatasan kemampuan keuangan daerah.
“Jalan menuju SNT sepanjang 1,3 kilometer. Jalan ini perlu ditingkatkan karena saat ini hanya agregat,” paparnya.
Ia menjelaskan, kondisi jalan yang masih berupa agregat dinilai perlu ditingkatkan agar dapat mendukung akses menuju kawasan SNT. Terlebih, ruas tersebut nantinya menjadi salah satu akses utama bagi masyarakat dan aktivitas di sekitar lokasi sekolah.
Dinas PUPR PPU memperkirakan kebutuhan anggaran untuk meningkatkan jalan sepanjang 1,3 kilometer tersebut mencapai sekitar Rp20 miliar. Rencana penanganan jalan akan menggunakan konstruksi rigid beton guna meningkatkan kualitas dan daya tahan ruas jalan.
Petriandy menegaskan, nilai Rp20 miliar tersebut masih merupakan estimasi awal. Besaran anggaran yang dibutuhkan dapat berubah setelah tahapan perencanaan teknis dan penyusunan kebutuhan pekerjaan dilakukan secara lebih rinci.
“Angka Rp20 miliar ini baru sebatas estimasi. Besaran kebutuhan anggaran masih bisa mengalami perubahan setelah disusun perencanaan teknisnya,” ungkapnya.
Dinas PUPR PPU berharap usulan peningkatan jalan tersebut dapat memperoleh persetujuan dari Kementerian PU dan direalisasikan melalui anggaran pemerintah pusat pada tahun anggaran 2027.
Petriandy menyebutkan bahwa dukungan pemerintah pusat diperlukan, mengingat keterbatasan fiskal daerah untuk membiayai peningkatan ruas jalan tersebut.
“Mudah-mudahan tahun depan direalisasikan oleh pusat. Sebab, akses jalan ini merupakan akses utama menuju lokasi SNT,” tuturnya. (ADV)
Pewarta : Taufik

















