CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Pemerintah pusat menyalurkan 13 sapi kurban untuk Provinsi Kalimantan Timur.
Sapi-sapi itu dibagikan ke sejumlah titik di Kaltim untuk perayaan Hari Raya Idul Adha tahun 2026/ 1447 Hijriah.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalimantan Timur mengamini, provinsi ini kembali menerima 13 ekor sapi bantuan dari pemerintah pusat.
“Alhamdulillah, Kaltim mendapat bantuan sapi kurban, ini kebijakan luar biasa dari pemerintah pusat, khususnya Presiden,” kata Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim, Fadli Sufiani, Selasa.
Fadli, melalui keterangan resminya, merinci dari 13 ekor sapi kurban itu, 10 ekor disalurkan ke 10 kabupaten/kota.
Lalu satu ekor untuk Provinsi Kaltim, dan dua ekor dialokasikan ke Ibu Kota Nusantara.
Saat ini pihaknya menghimpun hasil seleksi langsung di lapangan yang melibatkan para peternak dan kelompok tani.
“Termasuk berbagai pelaku usaha peternakan di daerah,” imbuhnya.
Ia mengaku bersyukur, seluruh ternak yang disiapkan para peternak Kaltim sudah sepenuhnya sesuai standar permintaan dari pihak Sekretariat Presiden.
Fadli menjelaskan sapi-sapi bantuan dari pusat diserahkan ke berbagai masjid sesuai ketetapan keputusan gubernur untuk pelaksanaan tingkat provinsi.
Proses penetapan masjid penerima bantuan di tingkat kabupaten dan kota sepenuhnya menjadi kewenangan mutlak dari bupati dan wali kota masing-masing wilayah.
“Jadi, kami sama sekali tidak terlibat dalam penentuan masjid penerima di daerah,” ujarnya.
Namun, lanjutnya, untuk sapi bantuan presiden khusus Kaltim akan diserahkan di Masjid Islamic.
Menurutnya dari belasan sapi terdapat satu hewan kurban jantan paling besar dengan bobot hidup mencapai 1,07 ton.
Sapi raksasa yang diberi nama Bejo itu milik Mujianto, peternak lokal yang berasal dari Kelurahan Tanah Merah, Kota Samarinda.
Ia bilang jenisnya Brahman Cross, yaitu sapi hasil persilangan yang dirawat sangat khusus oleh pemiliknya.
Peternak Samarinda Mujianto sudah cukup lama memelihara hewan ternak.
Ia dikenal memiliki hobi khusus membesarkan sapi-sapi peliharaannya hingga mencapai ukuran raksasa.
Pewarta: Ruslan

















