• Berita
  • Politik
  • Crimestory
  • Finansial
  • Bencana
  • Pangan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • SEO SCORE
dariMedia.id
Advertisement
  • Teras
  • Kaltim
  • Kaltara
  • Ibu Kota Nusantara
  • Nasional
  • Internasional
  • Parlemen
  • Newsroom
Minggu, Mei 24, 2026
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kaltim
  • Kaltara
  • Ibu Kota Nusantara
  • Nasional
  • Internasional
  • Parlemen
  • Newsroom
No Result
View All Result
dariMedia.id
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kaltim
  • Kaltara
  • Ibu Kota Nusantara
  • Nasional
  • Internasional
  • Parlemen
  • Newsroom
Home HEADLINE

Konservasi Penyu Berau Diperkuat Pesawat Nirawak

Redaktur Darmed by Redaktur Darmed
24 Mei 2026
in HEADLINE
0
Konservasi Penyu Berau Diperkuat Pesawat Nirawak

Jejak penyu di pantai Berau, Kalimantan Timur. (YKAN)

CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID –  Konservasi di Berau, Kalimantan Timur, kini telah diperkuat teknologi pesawat nirawak.

Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN)⁠ dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltim, Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak dan kelompok masyarakat pegiat konservasi menuntaskan rangkaian pemantauan habitat dan populasi penyu.

Khususnya di Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kepulauan Derawan dan Perairan Sekitarnya (KKP3K KDPS), Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Langkah itu bagian dari Program  Solutions for Marine and Coastal Resilience in the Coral Triangle (SOMACORE).

Program ini didukung Kementerian Federal Jerman untuk Lingkungan, Aksi Iklim, Konservasi Alam, dan Keselamatan Nuklir (BMUKN) melalui International Climate Initiative.

Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar habitat peneluran penyu di Berau masih berada dalam kondisi baik.

Program ini sekaligus menegaskan pentingnya penguatan pengelolaan kawasan konservasi berbasis ilmu pengetahuan dan partisipasi masyarakat.

Survei dilakukan di sejumlah lokasi penting seperti Pulau Mataha, Bilang-bilangan, Sangalaki, Derawan, Teluk Sulaiman, hingga Balikukup.

Kegiatan mencakup survei habitat peneluran penyu, pemantauan populasi menggunakan teknologi pesawat nirawak dan survei persepsi masyarakat pesisir terhadap konservasi penyu.

Berau dinilai bagian penting bentang laut Sulu-Sulawesi yang berada di kawasan Segitiga Terumbu Karang dunia.

Wilayah ini dikenal sebagai habitat penting penyu hijau (Chelonia mydas) terbesar di Indonesia, sekaligus menjadi jalur migrasi berbagai spesies laut bernilai ekologis tinggi.

Kepala DKP Kalimantan Timur Irhan Hukmaidy menyampaikan bahwa hasil pemantauan ini menjadi dasar penting dalam memperkuat pengelolaan kawasan konservasi di Berau.

Ia mengatakan, Berau memiliki nilai ekologis yang sangat penting, tidak hanya bagi Kalimantan Timur tetapi juga bagi dunia.

“Hasil pemantauan ini menunjukkan, habitat peneluran penyu di sejumlah lokasi masih sangat baik dan perlu terus dijaga melalui pengelolaan kawasan konservasi yang kolaboratif bersama masyarakat,” terang Irhan, melalui keterangan persnya, dinukil pada Ahad (24/5/2026).

Irhan menambahkan, pemerintah daerah terus mendorong penguatan pengawasan kawasan, pengelolaan wisata berkelanjutan, dan edukasi masyarakat mendukung keberlangsungan populasi penyu di Berau.

Pemantauan habitat menunjukkan bahwa dari 27 titik pengamatan, sebanyak 26 titik masuk kategori hijau atau sangat sesuai sebagai lokasi peneluran penyu.

Baca juga  Rekrutmen BUMN Dibuka

Lokasi-lokasi itu dinilai memiliki karakteristik pantai yang mendukung, seperti pasir yang sesuai, kemiringan pantai ideal, vegetasi alami, serta minim gangguan manusia.

Pulau Mataha menjadi salah satu lokasi dengan nilai tertinggi. Pulau yang tidak berpenghuni ini dinilai sangat ideal bagi penyu untuk bertelur karena minim polusi cahaya, aktivitas manusia, maupun hambatan fisik di pantai.

Namun, ancaman seperti abrasi, kenaikan muka air laut, dan predator alami masih ditemukan di beberapa lokasi.

Di sisi lain, beberapa lokasi seperti kawasan padat penduduk di Pulau Derawan dan Balikukup menghadapi tekanan yang lebih tinggi akibat sampah, pencahayaan buatan, serta aktivitas manusia di pesisir yang dapat mengganggu penyu saat naik bertelur.

Kepala Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak, Syarif Iwan Taruna Alkadrie menyebut pemanfaatan teknologi membantu menghasilkan data lebih akurat dan efisien mendukung pengelolaan kawasan konservasi.

Menurutnya, dengan dukungan teknologi memungkinkan pemantauan habitat dan populasi penyu dilakukan secara lebih luas dan detail, bahkan di area yang sulit dijangkau.

“Data ini sangat penting untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis ilmiah dalam pengelolaan kawasan konservasi,” katanya.

Melalui survei udara, tim berhasil memetakan habitat penyu di 12 lokasi.

Citra udara resolusi tinggi memungkinkan peneliti mengidentifikasi penyu secara visual di perairan dangkal, padang lamun, dan area terumbu karang.

Dalam survei udara, tim berhasil mengidentifikasi hingga 913 individu penyu di perairan pesisir wilayah KKP3K KDPS

Citra udara yang dihasilkan memiliki tingkat ketelitian sangat tinggi dengan resolusi spasial berkisar antara 1,5 hingga 5 sentimeter.

Resolusi ini memungkinkan tim membedakan penyu secara akurat dari objek lain di laut.

Manajer Senior Perlindungan Laut YKAN, Yusuf Fajariyanto menyampaikan, keterlibatan masyarakat dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci penting mendukung konservasi penyu di Berau.

Katanya, konservasi penyu tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah atau lembaga konservasi. Peran masyarakat pesisir sangat penting karena mereka hidup berdampingan langsung dengan habitat penyu.

Di sisi lain, pemanfaatan teknologi pesawat nirawak beresolusi tinggi membantu memperoleh data sebaran penyu secara lebih cepat dan akurat di kawasan pesisir yang luas.

“Temuan ratusan individu penyu di KKP3K KDPS memperlihatkan bahwa wilayah ini merupakan habitat penting yang perlu terus dijaga bersama,” ujarnya.

Baca juga  Gedung Lama Bandara Sepinggan Bakal Jadi Pusat UMKM

Peran Masyarakat

Selain pemantauan ekologis, survei juga menggali persepsi masyarakat pesisir terhadap penyu. Sebanyak 75 nelayan dari Balikukup, Derawan, Maratua, Teluk Sulaiman, dan Biduk-Biduk diwawancarai dalam survei ini.

Hasilnya menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penyu relatif tinggi. Sebanyak 98 persen responden mengetahui bahwa memburu penyu merupakan tindakan ilegal.

Mayoritas responden juga menilai keberadaan penyu penting bagi keseimbangan ekosistem laut dan mendukung pariwisata.

Sebagian besar nelayan mengaku masih sering menjumpai penyu di laut maupun di pantai sepanjang tahun, terutama penyu hijau dan penyu sisik.

Banyak responden menilai populasi penyu kini mulai meningkat dibanding masa lalu karena adanya perlindungan hukum, pengawasan, dan kegiatan konservasi.

Pemantauan ini juga menunjukkan pentingnya menjaga keseimbangan antara konservasi dan aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk perikanan dan pariwisata.

Di sejumlah lokasi wisata seperti Sangalaki, Maratua, dan Derawan, pengelolaan aktivitas wisata yang baik dinilai mampu meminimalkan gangguan terhadap habitat penyu.

Sebagai kawasan konservasi dengan luas lebih dari 285 ribu hektare, KKP3K KDPS memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir dan laut di Berau.

Kawasan ini tidak hanya menjadi habitat penyu, tapi juga rumah bagi keanekaragaman hayati penting lain seperti terumbu karang, lamun, mangrove, pari manta, hingga mamalia laut.

Direktur Program Kelautan YKAN Muhammad Ilman, menjelaskan melalui kajian dan pemantauan ini, pihaknya mendukung pengelolaan kawasan konservasi yang efektif dan berkelanjutan berbasis data ilmiah serta pengetahuan masyarakat lokal.

Hasil kajian diharapkan menjadi dasar penguatan kebijakan konservasi, perlindungan habitat penting penyu, serta pengembangan praktik perikanan dan pariwisata yang lebih ramah bagi ekosistem pesisir Berau,” terang Muhammad Ilman.

Selanjutnya, YKAN bersama pemerintah dan para mitra akan melanjutkan analisis data dan menyusun rekomendasi pengelolaan yang lebih komprehensif guna mendukung perlindungan habitat penyu dan ekosistem pesisir Berau secara berkelanjutan.

Kilas YKAN

Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) adalah organisasi nirlaba berbasis ilmiah yang hadir di Indonesia sejak 2014.

YKAN memberi solusi inovatif demi mewujudkan keselarasan alam dan manusia melalui tata kelola sumber daya alam yang efektif, mengedepankan pendekatan non konfrontatif. Serta membangun jaringan kemitraan dengan seluruh pihak kepentingan untuk Indonesia yang lestari.

Pewarta: Taufik Hidayat

Tags: BeraukaltimYKAN
ShareTweetShare
Redaktur Darmed

Redaktur Darmed

Berita Terkait

OIKN Antisipasi Karhutla dengan Sensor
HEADLINE

OIKN Antisipasi Karhutla dengan Sensor

15 Mei 2026
Komdigi: 200 Ribu Anak Terpapar Judol
HEADLINE

Komdigi: 200 Ribu Anak Terpapar Judol

14 Mei 2026
Rupiah Tak Berdaya, Begini Kata Menkeu Purbaya
HEADLINE

Rupiah Tak Berdaya, Begini Kata Menkeu Purbaya

13 Mei 2026
Perkuat Mutu Kampus di Kalimantan
HEADLINE

Perkuat Mutu Kampus di Kalimantan

12 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
52 Siswa SMP Sayat Tangan Sendiri

52 Siswa SMP Sayat Tangan Sendiri

14 Maret 2023
Menpora Ajukan Pengunduran Diri

Menpora Ajukan Pengunduran Diri

10 Maret 2023
Kepala Dinas Jadi Dewas PDAM, MAKI: Tak Langgar Aturan

Kepala Dinas Jadi Dewas PDAM, MAKI: Tak Langgar Aturan

14 Mei 2026
Türkiye and China: Two Great Powers Among Other Great Powers

Türkiye and China: Two Great Powers Among Other Great Powers

28 Februari 2023
Ketua Umum DPP PPP romahurmuziy tengah

Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

0
Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

0
Pemain persija jakarta riko simanjuntak

Galeri Foto Klub Sepakbola Indonesia Persija Jakarta

0
Pemain persija jakarta marko simic saat tendangan salto

Marko Simic Kelelahan Usai Arak arakan Juara Piala Presiden

0
Festival Lembah Bambu Bumikan Kuliner Tradisional

Festival Lembah Bambu Bumikan Kuliner Tradisional

24 Mei 2026
Kaltim Perkuat Tiga Pilar Kebudayaan

Kaltim Perkuat Tiga Pilar Kebudayaan

24 Mei 2026
PPU Siapkan Lahan Kopdes

PPU Siapkan Lahan Kopdes

24 Mei 2026
BRIN Bangun Kapal Listrik Pengangkut Sampah

BRIN Bangun Kapal Listrik Pengangkut Sampah

24 Mei 2026

Recent News

Festival Lembah Bambu Bumikan Kuliner Tradisional

Festival Lembah Bambu Bumikan Kuliner Tradisional

24 Mei 2026
Kaltim Perkuat Tiga Pilar Kebudayaan

Kaltim Perkuat Tiga Pilar Kebudayaan

24 Mei 2026
PPU Siapkan Lahan Kopdes

PPU Siapkan Lahan Kopdes

24 Mei 2026
BRIN Bangun Kapal Listrik Pengangkut Sampah

BRIN Bangun Kapal Listrik Pengangkut Sampah

24 Mei 2026
dariMedia.id

dariMedia.ID bagian dari Cendana Network, di bawah naungan PT Multimedia Cendana Group. Menyajikan berita-berita ringan, berbeda, istimewa, dan berbobot.

Rubrikasi

  • Advertorial
  • Apps
  • Bencana
  • Berita
  • Business
  • Crimestory
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Finansial
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Geopolitik
  • HEADLINE
  • Health
  • Ibu Kota Nusantara
  • Intermeso
  • Internasional
  • Kabar Istana
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kementerian
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Newsroom
  • Oil and Gas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pangan
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pemkab PPU
  • Perbankan
  • Podcast
  • Politik
  • Regional
  • Review
  • Science
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • Urban Design
  • World

Alamat Redaksi

Balikpapan:

Perumahan  Batu Ampar Lestari Tahap IV Rt 50, Blok D Nomor 01B.

Penajam Paser Utara:

Perumahan BTN Km 4/17, Penajam.

Untuk kerja sama dan partner, silakan berkorespondensi, melalui email:

redaksidarimedia@gmail.com

marketing@darimedia.id

sales@darimedia.id

Direct contact: 08115399950

  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi & Manajemen
  • Disclaimer
  • Jejaring
  • SEO SCORE

© 2025 Copyright PT Multimedia Cendana Group - Cendana Network. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Pemkab PPU
    • DPRD PPU
  • Kementerian
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pangan
  • Bencana
  • Kaltim
  • Jejaring
  • SEO SCORE

© 2025 Copyright PT Multimedia Cendana Group - Cendana Network. All Rights Reserved.