CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kalimantan Timur periode 2025–2029.
Pelantikan dilakukan Ketua Umum PBSI Pusat, M. Fadil Imran. Yang dihelat di Gedung Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, pada Selasa (12/5/2026).
Proses pelantikan dihadiri jajaran pengurus PBSI, insan olahraga, beserta 13 Pengprov PBSI se Indonesia.
Usai pelantikan, Bupati Mudyat Noor menegaskan komitmennya membawa PBSI Kaltim semakin maju dan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi.
“Khususnya yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Mudyat.
Ia bilang, pembinaan atlet usia dini dan penguatan kompetisi menjadi fokus utama kepengurusan PBSI Kaltim ke depan.
PBSI Kaltim, lanjut Mudyat, bakal berupaya maksimal memajukan dunia bulu tangkis di Kalimantan Timur. “Saat ini kami juga melaksanakan sejumlah kegiatan,” ujarnya.
Antara lain, Kejuaraan Nasional Sirkuit Nasional B. ia berharap kegiatan itu membantu meningkatkan kemampuan para atlet agar bisa bersaing di kancah nasional dan internasional.
Bupati Mudyat turut mengingatkan jika olahraga bulu tangkis sebenarnya memiliki potensi besar untuk berkembang di Kaltim.
Karena itu, yang dibutuhkan sinergi antara pengurus, pelatih, atlet, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan agar pembinaan dapat berjalan berkelanjutan dan menghasilkan prestasi nyata.
Mudyat berharap kepengurusan baru PBSI Kaltim dapat menjadi wadah yang solid dalam membangun ekosistem olahraga bulu tangkis yang profesional, kompetitif, dan berorientasi pada prestasi.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pembinaan atlet muda sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan olahraga di daerah.
Dengan pelantikan ini, diharapkan PBSI Kaltim bisa melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan Kaltim di berbagai ajang bergengsi, di tingkat nasional dan global.
Adapun 13 pengurus Pengprov PBSI yang dilantik antara lain Pengprov PBSI Banten Banten, Kalimantan Utara, Papua pegunungan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Bengkulu, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sumatera Utara.
Pewarta: Taufik

















