CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Pemerintahan di bawah kepemimpinan Bupati Mudyat Noor, tengah mempercepat proses pencairan beasiswa Gerbang Nusantara 2026.
Pemkab PPU menyiapkan total anggaran mencapai Rp1,9 miliar yang akan dibagikan kepada 445 pelajar penerima manfaat.
Besaran dana yang diterima masing-masing peserta bervariasi, disesuaikan dengan kategori beasiswa yang didapat.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab PPU, Hendro Susilo, menjelaskan draf Surat Keputusan Bupati PPU sedang berada di penghujung proses administrasi.
Bantuan biaya pendidikan bagi masyarakat ini masih menanti penerbitan dan penandatanganan SK Bupati PPU sebagai dasar hukum pembayaran kepada para penerima.
Berkas pengajuan telah melalui alur birokrasi yang ketat dan berjenjang sebelum sampai di meja kepala daerah.
“Sudah kita ajukan ke bagian hukum, bagian hukum sudah mengajukan ke meja bupati,” jelas Hendro, pada Rabu, 16 September 2026.
Ia menjelaskan, untuk menghindari hal yang tak diinginkan dan mengacu regulasi yang berlaku, proses pencairan melalui beberapa tahapan administrasi.
“Sudah diparaf secara berjenjang dari Kabag Kesra, atasan saya Asisten I, kemudian Kabag Hukum, Pak Sekda, lalu tanda tangan bupati,” imbuhnya.
Program Beasiswa Gerbang Nusantara mencakup berbagai bidang dan jenjang pendidikan.
Ia merinci bidang tersebut, antara lain, beasiswa prestasi Diploma III, Diploma IV, dan S1, bantuan biaya penyelesaian tugas akhir.
Termasuk beasiswa untuk mahasiswa kedokteran, co-assistant (co-ass) kedokteran, santri pondok pesantren, hingga penghargaan bagi anggota Paskibraka.
Selain itu, ada pula kategori religi seperti bagi penghafal kitab suci dan seni kaligrafi.
Pemerintah PPU juga memberi perhatian khusus bagi anak-anak di panti asuhan, penyandang disabilitas, serta program Beasiswa Nawasena yang menyasar pelajar SMA sederajat.
Termasuk bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, dan alokasi khusus untuk mahasiswa Universitas Gunadarma.
Hendro menerangkan, begitu SK resmi ditandatangani Bupati PPU Mudyat Noor, pihaknya akan langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pihak bank penyalur.
Langkah validasi akhir juga akan dilakukan untuk memastikan kelancaran pengiriman dana.
“Kalau SK sudah ditandatangani Pak Bupati, maka kita akan segerakan koordinasi dengan pihak bank karena sudah ada nomor rekening dan sebagainya,” ujar Hendro.
Sebelum uang ditransfer, tim Kesra akan mencocokkan dan memeriksa ulang data seluruh penerima. Pengecekan ini meliputi validasi nomor rekening bank hingga memastikan status keaktifan penerima di lembaga pendidikan masing-masing guna menghindari kesalahan.
“Semua ini kita cocokkan, kita cross-check di lembaga pendidikannya ternyata tidak ada masalah maka bisa kita lakukan pencairan, termasuk komunikasi dengan pemilik rekening,” jelasnya.
Beasiswa Gerbang Nusantara 2026 dikenal sebagai program bantuan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten PPU untuk warga berdomisili di kabupaten ini.
Adapun kategori beasiswanya, mulai Stimulan Prestasi Akademik, Nawasena, Kerjasama, Religi, Luar Negeri, dan Karir. Untuk mengetahui update, para calon penerima manfaat bisa langsung memantau di situs resmi beasiswa PPU, melalui link berikut ini. (ADV)
Pewarta: Agung

















