CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Salah satu program andalan Presiden Prabowo Subianto, yakni Cek Kesehatan Gratis, kian digencarkan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Bahkan, Pemkab PPU kian memperluas cakupan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga mampu melayani puluhan ribu masyarakat.
Menukil data Dinas Kesehatan PPU, hingga awal September 2026, tercatat sudah 26.652 masyarakat PPU yang telah mengikuti CKG.
Jumlah ini setara 12,88 persen dari total penduduk sebanyak 206.938 jiwa.
Pemerintah PPU mendorong masyarakat memanfaatkan layanan tersebut sebagai langkah mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan PPU, dr Lukasiwan Eddy Saputro memastikan, pemeriksaan tidak hanya dipusatkan di puskesmas.
Ia menjamin ada sejumlah petugas yang juga mendatangi masyarakat melalui layanan jemput bola.
“Petugas kesehatan di puskesmas juga turun ke masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan,” ujar Lukas, pada Sabtu 12 September 2026.
Lukas lantas menjelaskan, sampai kini sudah ada 11 puskesmas yang berada di Kecamatan Penajam, Waru, Babulu dan Sepaku dilibatkan dalam pelaksanaan program Presiden Prabowo.
Layanan juga dibuka dengan memanfaatkan berbagai kegiatan yang ramai dihadiri masyarakat.
Antara lain, melalui Car Free Day Gerbang Madani dan kegiatan pentas seni. Cara tersebut dinilai dapat memudahkan masyarakat mendapatkan pemeriksaan tanpa harus secara khusus datang ke fasilitas kesehatan.
Ia merinci, saat ini sedikitnya ada 26.652 masyarakat Penajam Paser Utara yang telah mengikuti CKG.
Dari 11 puskesmas, Sebakung Jaya mencatat persentase peserta paling tinggi sebesar 32,74 persen atau 1.693 orang. Berikutnya Babulu Darat mencapai 20,13 persen dengan 5.252 peserta dan Gunung Intan 17,47 persen sebanyak 1.784 peserta.
Lukas membeberkan, perluasan pemeriksaan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini.
Tahun ini, PPU menargetkan layanan CKG dapat menjangkau 95.191 orang atau sekitar 46 persen dari jumlah penduduk.
“Ini juga memanfaatkan beberapa kegiatan seperti Car Free Day Gerbang Madani dan pentas seni untuk menyediakan layanan cek kesehatan gratis,” ujarnya.
Diwartakan sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya pada Rabu, 10 Juni 2026 mengatakan Menkes Budi melaporkan kepada Presiden Prabowo terkait hasil perkembangan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).
Seskab Teddy menyebut PHTC pertama terkait Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah dilaksanakan pemeriksaan kepada lebih dari 70 juta penduduk di tahun 2025.
Untuk tahun 2026 telah menjangkau lebih dari 42.3 juta peserta di 38 provinsi di Indonesia.
“Program CKG tahun ini memprioritaskan upaya pengobatan dan penyembuhan oleh petugas Puskesmas dengan pemberian obat dan monitoring gratis kepada masyarakat yang mengalami hipertensi dan diabetes,” ujar Seskab Teddy.
Teddy mengatakan untuk PHTC kedua mencakup penanggulangan TBC atau Tuberkulosis.
Sejak diluncurkan tahun lalu, program ini berhasil menekan estimasi jumlah kasus TBC menjadi 1.08 juta kasus atau turun dari 10.9 juta kasus seiring dengan semakin agresifnya pendeteksian kasus di masyarakat. (ADV)
Pewarta: Agung

















