CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026 akan digelar secara sederhana di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan keputusan tersebut diambil karena sebagian personel TNI masih dikerahkan untuk membantu penanganan bencana di sejumlah daerah.
“Jadi memang HUT TNI sekarang dilaksanakan secara sederhana di Mabes TNI karena pasukan yang mengikuti upacaranya ini banyak di daerah bencana,” kata Agus di Jakarta, Minggu (27/9/2026).
Menurut Agus, personel TNI yang seharusnya mengikuti upacara HUT ke-81 masih menjalankan tugas kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak bencana.
Mereka membantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan kementerian terkait dalam penanganan bencana.
“Yang di Aceh juga masih belum kembali karena membantu BNPB dan kementerian lainnya,” ujarnya.
Karena itu, peringatan HUT TNI tahun ini tidak digelar dengan pengerahan pasukan dalam jumlah besar. Upacara puncak akan dipusatkan di lingkungan Mabes TNI dengan konsep yang lebih sederhana.
Agus mengatakan kegiatan tersebut lebih difokuskan untuk internal TNI. Masyarakat tetap dilibatkan, tetapi dalam jumlah terbatas.
“Kemudian secara sederhana di intern kita saja, paling melibatkan beberapa siswa secara terbatas dari sekolah-sekolah,” katanya.
Keputusan tersebut sekaligus membuat personel yang masih berada di daerah bencana dapat tetap menjalankan tugas tanpa harus ditarik ke Jakarta untuk mengikuti rangkaian upacara.
Meski puncak peringatan digelar sederhana, rangkaian HUT ke-81 TNI sebelumnya telah diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Salah satunya pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada 19-20 September 2026.
Pameran tersebut dibuka untuk masyarakat sehingga warga dapat melihat secara langsung berbagai alutsista yang dimiliki TNI.
Selain pameran, TNI juga menggelar sejumlah kegiatan olahraga dan kegiatan bersama masyarakat, seperti lari santai, domino, hingga memancing.
Pewarta: Puerto Andika

















