CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, memperketat verifikasi persyaratan calon penerima Kartu Penajam Cerdas (KPC).
Saat ini Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, tengah melakukan persiapan penyaluran KPC untuk mengurangi bantuan yang tidak terserap.
Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat menjelaskan, untuk tahun ada sebanyak 5.885 siswa SD dan SMP yang telah masuk dalam data penerima tahap pertama.
Durajat menyampaikan, perbaikan mekanisme dilakukan dengan meminta sekolah memastikan calon penerima benar-benar berada di daerah dan dapat mengambil bantuan.
Kata Durajat, strategi ini bagian dari evaluasi terhadap penyaluran sebelumnya yang masih menghadapi kendala, termasuk soal penerima yang tidak dapat mengambil bantuan
Menurutnya untuk meminimalisir ketidakterserapan itu, pihaknya meminta pihak sekolah untuk memastikan jumlah siswa yang telah diusulkan untuk berhak mendapat KPC.
“Untuk tahap pertama, penerima KPC terdiri dari 3.248 siswa SD dan 2.639 siswa SMP. Dengan bantuan sebesar Rp600 ribu per siswa,” jelasnya, siang tadi.
Tahap pertama kucuran anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp3,531 miliar.
Durajat mengatakan, persiapan administrasi penyaluran saat ini telah dilakukan. Pemerintah daerah telah memiliki Peraturan Bupati (Perbup), nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab PPU dan BPBD Kaltimtara, serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Disdikpara dan BPBD.
Data calon penerima juga telah ditetapkan melalui surat keputusan (SK). Selanjutnya, pemerintah daerah mempersiapkan mekanisme penyaluran melalui rekening penerima, termasuk pernetaan titik distribusi
Durajat memastikan, pemetaan titik penyaluran menjadi salah satu bagian yang diperhatikan agar penerima tidak kembali mengalami kendala saat mengambil bantuan.
Selain siswa SD dan SMP, program KPC tahun ini juga mencakup peserta didik madrasah.
Data sementara mencatat 126 siswa Ml dan 532 siswa MTs sebagai calon penerima melalui mekanisme penyaluran yang berbeda.
Pemkab PPU juga masih membuka kemungkinan penyaluran tahap berikutnya. Pendataan dilakukan untuk mengakomodasi siswa yang belum masuk dalam tahap pertama, termasuk siswa kelas 1 yang baru pindah sekolah atau masih melengkapi dokumen persyaratan
“Kalau ada siswa yang baru pindahan kelas 1, itu tetap kita fasilitasi. Ada juga mungkin yang namanya kelas 1 ada aktanya, persyaratannya, itu kita fasilitasi,” ujarnya.
Ia menyampaikan penyaluran tahap pertama ditargetkan berlangsung bulan depan setelah seluruh persiapan administrasi dan pemetaan distribusi rampung.
“Insya Allah penyaluran bulan depan,” ujarnya, seraya berharap agar proses penyalurannya nanti tidak menemui kendala apapun.
Sebagai pengingat, Kartu Penajam Cerdas dikenal sebagagi program bantuan biaya pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara untuk siswa baru tingkat SD dan SMP.
Untuk besaran bantuan di kisaran Rp600.000 per siswa. Adapun sasarannya, sekitar 5.000 hingga 6.000 peserta didik baru tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di PPU.
Penyaluran disalurkan melalui rekening bank yang bekerja sama dengan Pemerintah PPU, yakni Bankaltimtara, tanpa potongan biaya administrasi atau saldo minimum.
Fungsi dana diharapkan bisa digunakan untuk membeli seragam, perlengkapan sekolah, dan menunjang kebutuhan belajar dasar.
Saat ini proses penyaluran untuk tahun anggaran berjalan masih tahap verifikasi data dan penyelesaian proses administrasi yang dilakukan Pemkab PPU. (ADV)
Pewarta: Agung

















