CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), tengah menyusun strategi komprehensif untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh layanan pendidikan di wilayah “Benuo Taka” dapat berjalan secara optimal dan merata.
Upaya pemenuhan kuota guru menjadi prioritas utama Pemkab PPU dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkkeru menjelas, kini tengah melakukan pemetaan secara mendetail di setiap satuan pendidikan. Jumat, 27/02/2026.
“Proses ini bertujuan untuk mengidentifikasi sekolah-sekolah mana saja yang saat ini sedang mengalami krisis atau kekurangan tenaga pengajar, baik di tingkat dasar maupun menengah. Ini dilakukan pemetaan untuk mengetahui sekolah yang kurang guru,” ujarnya kepada awak media.
Data hasil pemetaan tersebut nantinya akan menjadi landasan bagi pemerintah untuk mendistribusikan tenaga pendidik secara lebih proporsional.
Selain memetakan kekurangan, pihak Disdikpora juga tengah melakukan pendataan ulang secara menyeluruh terhadap status kepegawaian para guru. Fokus utama dalam pendataan ini adalah menyisir jumlah tenaga pendidik yang baru saja purna tugas maupun yang akan segera mengakhiri masa baktinya.
Ia menambahkan bahwa pemantauan terhadap batas usia pensiun sangat krusial agar pemerintah dapat mengantisipasi kekosongan jabatan sedini mungkin.“Ini juga sebagai pendataan ulang terhadap tenaga pendidik yang sudah pensiun maupun yang akan segera memasuki batas usia pensiun,” ujarnya.
Melalui strategi yang terintegrasi ini, Pemkab PPU berharap persoalan ketimpangan jumlah guru di pelosok daerah dapat segera teratasi. Dengan jumlah tenaga pendidik yang mencukupi, diharapkan standar mutu pendidikan di PPU dapat terus bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Pewarta : Taufik

















