CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kaltim, menyiapkan posko untuk memantau lalu lintas di jalan tol Ibu Kota Nusantara yang difungsikan sementara untuk arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor, memaparkan pihaknya fokus untuk kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan tol IKN yang dibuka sementara pada libur Lebaran.
“Pengguna jalan di tol IKN bisa keluar melalui akses jalan Bandara Internasional Nusantara di Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam, untuk menuju IKN atau bila ingin ke Provinsi Kalimantan Selatan,” jealsnya.
Selama arus mudik, lanjut Mudyat, pihaknya melakukan pemantauan dan pengawasan jalan kabupaten yang terhubung langsung dengan tol IKN.
Titik perhatian utama meliputi Simpang ITCI Sepaku, jalur menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, serta akses ke permukiman warga di sekitar pintu keluar tol IKN.
Pembukaan sementara tol IKN dinilai sangat membantu mengurai kepadatan kendaraan selama masa libur Idul Fitri, terutama kemacetan kendaraan di sejumlah ruas jalan saat arus mudik dan balik Lebaran.
Bupati Mudyat mengingatkan masyarakat yang bakal melakukan perjalanan mudik agar tetap berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, jaga jarak aman, dan hindari berkendara saat mengantuk.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Yudi Hardiana mengatakan jalur tol fungsional dibuka dengan tarif gratis.
Pembukaan tol dimulai 13 hingga 29 Maret 2026, dengan jam operasional pukul 06.00 hingga 18.00 WITA.
Jalan bebas hambatan sepanjang 52,5 kilometer yang dibuka sementara pada periode Lebaran tahun ini, dapat dilalui penuh tanpa rekayasa lalu lintas.
Selain itu disiapkan juga dua tempat istirahat sementara di sepanjang jalur tol.
Pengguna tol memiliki dua pilihan akses keluar, yakni melalui jalur Bandara Nusantara yang terhubung ke Simpang Riko menuju wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara hingga Provinsi Kalimantan Selatan, serta melalui Tol 6A tersambung dengan Simpang ITCHI Sepaku, demikian Yudi Hardiana.
Pewarta: Taufik

















