CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), kian serius menjalankan salah satu program Presiden Prabowo, yaitu Kampung Nelayan Merah Putih.
Proyek pembangunan KNMP ini, mulai direalisasikan.
Pemkab PPU memastikan pengerjaan fisik diawali dari dua lokasi, yakni di Kelurahan Nenang dan Desa Tanjung Tengah. Saat ini memasuki tahap konstruksi menyusul penandatanganan kontrak pelaksanaan.
Bupati PPU, Mudyat Noor, menjelaskan pemerintahannya telah melakukan koordinasi intensif bersama tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk memastikan pengerjaan proyek KNMP berjalan lancar.
“Ada dua lokasi yang sudah berkontrak dan sedang proses pembangunan. Tim dari kementerian juga sudah datang, sudah kita lakukan koordinasi. Pelaksanaannya dipusatkan di Kelurahan Nenang dan Desa Tanjung Tengah,” jelas Bupati Mudyat Noor, Sabtu 19 September 2026.
Untuk tahap awal, anggaran yang di siapkan pemerintah pusat mencapai sekitar Rp8 miliar. Fokus pekerjaan saat ini diarahkan pada pembangunan struktur dasar kawasan, yang meliputi pengerjaan fondasi serta dermaga.
“Langkah ini penting sebagai fondasi utama sebelum fasilitas penunjang aktivitas nelayan didatangkan,” imbuh Mudyat.
Meski pekerjaan fisik baru dimulai, proses pengadaan berbagai fasilitas pendukung di pusat telah rampung. Lewat skema ini, fasilitas terkait dapat langsung dipasang begitu konstruksi utama selesai.
“Proses lelangnya sudah dilaksanakan pemerintah pusat dan pemenangnya sudah ada,” jelasnya.
Jadi, lanjut Bupati Mudyat, begitu fondasi dan dermaga fisiknya selesai dibangun, fasilitas storage dan pendukungnya tinggal dipasang di lokasi.
Secara keseluruhan, total kebutuhan anggaran yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) KKP untuk merampungkan KNMP di dua lokasi awal diperkirakan sekitar Rp18 miliar sampai Rp22 miliar.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten PPU masih membuka peluang memperluas program ini ke wilayah pesisir lainnya.
Sejumlah daerah telah diusulkan sebagai kandidat penerima program lanjutan, di antaranya Kelurahan Jenebora, Kecamatan Waru, serta Kecamatan Babulu.
Lewat Kampung Nelayan Merah Putih, Pemerintah PPU menaruh harapan besar agar wajah kawasan tempat tinggal nelayan bisa lebih tertata.
“Proyek ini diyakini mampu mempermudah para nelayan menangani dan menyimpan hasil tangkapan ikan mereka,” tuturnya.
Ia berharap, langkah strategis ini dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Penajam Paser Utara secara berkelanjutan.
Tahun lalu, Pemkab PPU telah mengusulkan lokasi pembangunan KNMP ke KKP.
Lokasi yang diusulkan, yakni Kelurahan Sesumpu, Kayu Api di Kelurahan Penajam, Muara Tunan di Kelurahan Tanjung Tengah, Desa Sesulu. Kemudian Desa Api-Api, Desa Babulu Laut, Kelurahan Pantai Lango, Logpond CV Alas dan Logpond SDR di Kelurahan Waru. (ADV)
Pewarta: Taufik

















