CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Kabar menggembirakan datang dari Skuad Garuda. Timnas Indonesia keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Timnas Garuda berhasil menundukan Thailand 4-2 melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Senin 5 Oktober 2026 malam.
Final yang berlangsung di hadapan 70.098 penonton, memantik tim Garuda mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Peluang pertama hadir pada menit ke-3 melalui Luke Vickery.
Tapi , tendangannya masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan kiper Thailand.
Indonesia kembali mengancam pada menit ke-8. Mitchell Baker melepaskan tendangan ke arah gawang Thailand, tetapi kembali mampu dimentahkan penjaga gawang lawan.
Pada menit ke-12, Calvin Verdonk mengambil tendangan penjuru. Bola berhasil ditepis kiper Thailand dan hanya menghasilkan lemparan ke dalam bagi Indonesia.
Thailand memberikan perlawanan. Pada menit ke-17, Chanathip melepaskan tendangan keras, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang Indonesia yang dikawal Emil Audero.
Indonesia kembali mendapat peluang pada menit ke-18 melalui Ole Romeny. Tapi, tendangannya belum mengarah tepat ke gawang Thailand.
Pada menit ke-32, Verdonk yang datang dari lini kedua melepaskan tendangan keras. Namun, bola masih sedikit melebar dari gawang Thailand.
Indonesia mendapatkan peluang terakhir pada babak pertama melalui tendangan bebas pada menit 45+1. Peluang tersebut didapat setelah Kevin Diks dijatuhkan di dekat kotak penalti.
Verdonk kembali dipercaya sebagai eksekutor. Namun, tendangannya masih membentur pemain Thailand sehingga tidak menghasilkan gol.
Pada babak kedua, pelatih John Herdman melakukan pergantian pemain. Dean James masuk menggantikan Thom Haye.
Thailand langsung mengambil inisiatif serangan. Namun, Emil Audero mampu memutus sejumlah umpan panjang yang dilepaskan para pemain Thailand.
Pada menit ke-60, Herdman melakukan pergantian pemain. Rizky Ridho masuk menggantikan Luke Vickery. Memasuki menit ke-80, Baker dilanggar Nicholas Mickelson sedikit di luar kotak penalti.
Pelanggaran tersebut menjadi kartu kuning kedua bagi Mickelson sehingga Thailand harus bermain dengan 10 pemain.
Unggul jumlah pemain dimanfaatkan Indonesia pada menit ke-84. Dean James berhasil menjebol gawang Thailand dan membawa Indonesia memimpin 1-0.
Tapi, keunggulan Indonesia hanya bertahan tiga menit. Thailand mampu menyamakan kedudukan melalui Iklas Sanron yang membobol gawang Emil Audero. Skor berubah menjadi 1-1.
Indonesia masih memiliki peluang pada masa tambahan waktu. Menit 90+5, Baker mendapatkan kesempatan mencetak gol, tapi sontekannya lemah sehingga mudah diamankan kiper Thailand.
Wasit memberikan tambahan waktu tujuh menit. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 1-1 sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu.
Memasuki babak tambahan waktu dengan keunggulan jumlah pemain, Indonesia langsung mengepung pertahanan Thailand. Namun, serangan Indonesia lebih banyak memainkan bola di garis pertahanan Thailand.
Skuad Garuda masih kesulitan melepaskan tembakan keras yang mengarah ke gawang.
Indonesia memperoleh tendangan bebas pada menit ke-95. Namun, bola masih mampu dihalau pemain Thailand sebelum membahayakan gawang.
Memasuki menit ke-101, pelatih John Herdman melakukan dua pergantian pemain. Egy Maulana Vikri dan Shayne Pattinama masuk, menggantikan Calvin Verdonk dan Justin Hubner.
Sampai babak tambahan waktu 15 menit pertama berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Kedudukan masih sama kuat 1-1.
Menit ke-106, Mitchell Baker mendapatkan peluang untuk membawa Indonesia kembali unggul. Namun, tendangannya masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan kiper Thailand.
Keasyikan menyerang justru membuat Indonesia lengah. Thailand memanfaatkan situasi untuk mencetak gol pada menit ke-111 melalui Chamsare Peeradol. Thailand berbalik unggul 2-1.
Indonesia tidak menyerah.
Skuad Garuda terus meningkatkan tekanan dan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-116 melalui Elkan Baggott lewat umpan Rizky Ridho.
Wasit memberikan tambahan waktu tiga menit. Indonesia kembali memiliki peluang melalui sundulan Baggott, tetapi bola masih mampu ditangkap kiper Thailand.
Skor 2-2 bertahan hingga babak tambahan waktu berakhir. Pertandingan pun harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.
Kevin Diks menjadi penendang pertama Indonesia dan sukses menjalankan tugasnya membawa Indonesia unggul 1-0. Thailand membalas melalui Bhir Manuel sehingga skor menjadi 1-1.
Penendang kedua Indonesia, Dean James, juga berhasil mencetak gol. Thailand kembali menyamakan kedudukan melalui Waris Choolthong.
Elkan Baggott kemudian maju sebagai penendang ketiga Indonesia dan sukses membawa Skuad Garuda unggul 3-2.
Thailand mendapat kesempatan menyamakan skor melalui Sarach Yooyen, tetapi tendangannya mengenai tiang gawang sebelah kiri.
Shayne Pattinama menjadi penendang keempat Indonesia. Ia sukses mengecoh kiper Thailand sekaligus membawa Indonesia unggul 4-2.
Penendang keempat Thailand, Sayriya Nattapong, gagal menjalankan tugasnya. Tendangannya ke arah kiri mampu diblok Emil Audero.
Indonesia akhirnya memastikan kemenangan 4-2 dalam adu penalti dan keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026. Bravo untuk Tim Garuda.
Pewarta: Puerto Andika















