CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Menjelang arus mudik Idul Fitri 2026, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur (BBPJN Kaltim) melakukan perbaikan infrastruktur.
Fokus utama saat ini diarahkan penanganan lubang di ruas vital Kecamatan Kuaro – Kademan, Kabupaten Paser hingga bilangan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Perbaikan akses ini untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pemudik.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 BBPJN Kaltim, Eko Santoso mengatakan, upaya perbaikan intensif dilakukan di titik krusial yang dinilai memiliki risiko tinggi keselamatan berkendara.
Pengerjaan dilakukan pada malam hari. Dalam dokumentasi lapangan memperlihatkan unit tandem roller tengah memadatkan hamparan aspal panas yang masih mengepulkan uap di bawah sorot lampu kerja.
Untuk menjaga kelancaran distribusi logistik, sistem buka-tutup arus lalu lintas diberlakukan secara disiplin petugas di lapangan.
Pemilihan waktu kerja di malam hari ini bukan tanpa alasan teknis yang kuat.
“Kami memilih pengerjaan malam hari untuk meminimalisir gangguan lalu lintas bagi masyarakat,” ujar Eko Santoso, belum lama ini.
Selain itu, saat malam haru suhu lingkungan lebih sejuk sangat ideal membantu pemadatan aspal agar hasilnya lebih optimal dan memiliki daya tahan yang lebih lama
Ia menegaskan, percepatan ini bagian komitmen BBPJN Kaltim dalam menyambut mobilitas tinggi masyarakat saat Lebaran nanti. Inspeksi rutin dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan tidak ada kerusakan yang terlewat.
“Kami melakukan inspeksi intensif di berbagai titik strategis. Begitu ditemukan lubang yang berpotensi membahayakan, tim langsung bergerak melakukan penanganan cepat,” katanya.
Ia menilai ruas Kuaro-Penajam menjadi jalur logistik utama. Akses jalan ini menjadi urat nadi pengiriman barang antarwilayah di bagian selatan Kalimantan Timur.
Selain itu juga menjadi jalur utama bagi masyarakat yang menuju pelabuhan penyeberangan maupun arah Ibu Kota Nusantara.
Dengan progres yang terus dikebut, diharapkan masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik tahun ini dengan lebih aman, nyaman, dan lancar tanpa kendala infrastruktur yang berarti.
Antisipasi dini dilakukan untuk menekan risiko kecelakaan akibat kerusakan jalan selama periode arus mudik dan balik yang padat.
Pewarta: Taufik

















