• Berita
  • Politik
  • Crimestory
  • Finansial
  • Bencana
  • Pangan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • SEO SCORE
dariMedia.id
Advertisement
  • Teras
  • Kaltim
  • Kaltara
  • Ibu Kota Nusantara
  • Nasional
  • Internasional
  • Parlemen
  • Newsroom
Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kaltim
  • Kaltara
  • Ibu Kota Nusantara
  • Nasional
  • Internasional
  • Parlemen
  • Newsroom
No Result
View All Result
dariMedia.id
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kaltim
  • Kaltara
  • Ibu Kota Nusantara
  • Nasional
  • Internasional
  • Parlemen
  • Newsroom
Home News Geopolitik

Listyo Sadap Prabowo, Didu Curigai Geng Solo

Dari Media by Dari Media
4 November 2026
in Geopolitik
0
Penyadapan

Ilustrasi, penyadapan. (Shutterstock)

586
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Kibang-kibut kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mulai merembet ke politik.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, mengungkit pidato lama Jokowi yang pernah mengaku memiliki informasi intelijen soal kondisi internal dan arah politik partai.

Ia mencurigai dugaan penyadapan bukan sekadar penyalahgunaan kewenangan.

Said menduga ada kepentingan kelompok tertentu di balik operasi penyadapan, termasuk kelompok yang selama ini disebutnya sebagai Geng SOP atau Solo, Oligarki, dan Parcok.

Kecurigaan itu disampaikan Said lewat akun X pribadinya dengan mengunggah potongan video pidato Jokowi pada September 2023.

Pidato Jokowi yang diungkit Said saat Rapat Kerja Nasional Relawan Sekretariat Nasional Jokowi di Hotel Salak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/9/2023).

“Dari pidato Jokowi ini, penyadapan yang dilakukan LSP terhadap Presiden @prabowo dan lain-lain, diduga kuat untuk kepentingan Geng SOP (Solo, Oligarki, Parcok) untuk menjatuhkan rezim Prabowo,” tulis Said, dikutip pada Rabu 4 November 2026.

Pernyataan Said muncul sehari setelah Bareskrim Polri menetapkan Listyo Sigit bersama dua jenderal sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden, sejumlah pejabat negara, hingga tokoh politik.

Baca juga  Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

Namun, Said tidak berhenti pada dugaan kelompok di balik penyadapan. Ia juga mempertanyakan siapa sebenarnya pihak yang memesan operasi tersebut dan ke mana hasil rekaman diserahkan.

Pertanyaan itu menjadi penting karena sasaran penyadapan disebut tidak hanya mencakup Presiden, tetapi juga sejumlah pejabat strategis negara.

“Karena yang disadap termasuk Presiden Prabowo, pejabat negara (terutama Menhan dan KaBIN), pimpinan Parpol, tokoh masyarakat, LSM, dan pengusaha maka dapat dipastikan bukan tugas dari Presiden dan hasilnya tidak diserahkan ke Presiden,” paparnya.

Meski demikian, dugaan Said soal keterlibatan Geng Solo dan pihak yang menerima hasil penyadapan belum menjadi kesimpulan resmi penyidik.

Ketika itu, Jokowi secara terbuka mengaku mengetahui kondisi internal partai politik, termasuk arah dan langkah politik yang akan mereka ambil.

“Dalamnya partai seperti apa saya tahu, partai-partai seperti apa ingin mereka menuju ke mana saya juga ngerti informasi yang saya terima komplit,” kata Jokowi.

Baca juga  Amazon has 143 billion reasons to keep adding more perks to Prime

Jokowi juga mengungkap, ia memperoleh informasi dari berbagai lembaga intelijen negara.

“Dari intelijen saya ada, BIN (Badan Intelijen Negara). Dari intelijen di Polri, ada. Dari intelijen di TNI, saya punya, BAIS (Badan Intelijen Strategis), dan info-info di luar itu. Angka, data, survei, semuanya ada,” ujarnya.

Pernyataan Jokowi sempat memicu perdebatan mengenai penggunaan informasi intelijen negara untuk memantau dinamika politik.

Kini, tiga tahun berselang, pengakuan itu kembali disorot Said Didu setelah terungkapnya kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret Listyo Sigit.

Diwartakan sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin mengumumkan penetapan tiga tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal dalam konferensi pers, pada Selasa (3/11/2026).

Ketiganya adalah Kepala Staf Kepresidenan sekaligus mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Divisi Hukum Polri Irjen Ahrie Sonta Nasution, dan Irjen Eko Hadi Santoso.

“Berdasarkan hasil penyidikan, penyidik telah menetapkan terhadap tiga orang tersangka dengan inisial LSP,” ujar Asep saat menjelaskan penetapan tersangka.

Menurut Asep, dugaan penyadapan berlangsung sepanjang 2025 hingga 2026. Para tersangka diduga memerintahkan penyadapan sejumlah nomor telepon tanpa prosedur resmi. Salah satu nomor yang menjadi sasaran milik Presiden Prabowo.

Pewarta: Widy

Tags: dalang penyadapanPenyadapan presiden
Dari Media

Dari Media

Berita Terkait

Geopolitik

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

16 November 2025
Geopolitik

Amazon has 143 billion reasons to keep adding more perks to Prime

15 November 2025
Business

So you want to be a startup investor? Here are things you should know

5 November 2025
Geopolitik

Dota 2 and CS:GO top Steam’s 2016 list for most played games

4 November 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest
52 Siswa SMP Sayat Tangan Sendiri

52 Siswa SMP Sayat Tangan Sendiri

13 Maret 2023
Pupuk Kaltim

Dirut Baru Pupuk Kaltim

13 Juli 2025
Kepala Dinas Jadi Dewas PDAM, MAKI: Tak Langgar Aturan

Kepala Dinas Jadi Dewas PDAM, MAKI: Tak Langgar Aturan

13 Mei 2026
Menpora Ajukan Pengunduran Diri

Menpora Ajukan Pengunduran Diri

10 Maret 2023
Ketua Umum DPP PPP romahurmuziy tengah

Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

0
Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

0
Pemain persija jakarta riko simanjuntak

Galeri Foto Klub Sepakbola Indonesia Persija Jakarta

0
Pemain persija jakarta marko simic saat tendangan salto

Marko Simic Kelelahan Usai Arak arakan Juara Piala Presiden

0
Pemilu sela Amerika

Demokrat Kuasai DPR dan Senat Amerika

4 November 2026
Kaltara

Kaltara Perkuat Transformasi Digital

4 November 2026
Sawit

Harga TBS Kaltim Turun

4 November 2026
Penyadapan

Listyo Sadap Prabowo, Didu Curigai Geng Solo

4 November 2026

Recent News

Pemilu sela Amerika

Demokrat Kuasai DPR dan Senat Amerika

4 November 2026
Kaltara

Kaltara Perkuat Transformasi Digital

4 November 2026
Sawit

Harga TBS Kaltim Turun

4 November 2026
Penyadapan

Listyo Sadap Prabowo, Didu Curigai Geng Solo

4 November 2026
dariMedia.id

dariMedia.ID bagian dari Cendana Network, di bawah naungan PT Multimedia Cendana Group. Menyajikan berita-berita ringan, berbeda, istimewa, dan berbobot.

Rubrikasi

  • Advertorial
  • Apps
  • Bencana
  • Berita
  • Business
  • Crimestory
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Finansial
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Geopolitik
  • HEADLINE
  • Health
  • Ibu Kota Nusantara
  • Intermeso
  • Internasional
  • Kabar Istana
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kementerian
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Newsroom
  • Oil and Gas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pangan
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pemkab PPU
  • Perbankan
  • Podcast
  • Politik
  • Regional
  • Review
  • Science
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • Urban Design
  • World

Alamat Redaksi

Balikpapan:

Perumahan  Batu Ampar Lestari Tahap IV Rt 50, Blok D Nomor 01B.

Penajam Paser Utara:

Perumahan BTN Km 4/17, Penajam.

Untuk kerja sama dan partner, silakan berkorespondensi, melalui email:

redaksidarimedia@gmail.com

marketing@darimedia.id

sales@darimedia.id

Direct contact: 08115399950

  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi & Manajemen
  • Disclaimer
  • Jejaring
  • SEO SCORE

© 2025 Copyright PT Multimedia Cendana Group - Cendana Network. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Pemkab PPU
    • DPRD PPU
  • Kementerian
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pangan
  • Bencana
  • Kaltim
  • Jejaring
  • SEO SCORE

© 2025 Copyright PT Multimedia Cendana Group - Cendana Network. All Rights Reserved.