CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Pemkab PPU terus mempercepat pelaksanaan program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih KNMP di sejumlah kawasan pesisir. Keputusan SK Pemkab PPU terdapat lima lokasi sebagai penetapan KNPM, tiga lokasi diantaranya saat ini telah resmi menyelesaikan proses penandatanganan kontrak pengerjaan.
Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, mengatakan perkembangan pembangunan KNMP di wilayahnya menunjukkan progres yang positif. Penandatanganan kontrak untuk tiga lokasi tersebut menjadi tahapan penting sebelum kegiatan pembangunan fisik mulai dilaksanakan di kawasan yang telah ditetapkan.
“Tiga sudah berkontrak ya dari SK KNMP,” ucap Mudyat, Jumat 02/10/2026.
Tiga lokasi yang telah resmi berkontrak tersebut berada di Kelurahan Nenang, Kelurahan Tanjung, dan Desa Api-api. Ketiga titik itu kini dinyatakan siap memasuki tahapan pelaksanaan pekerjaan setelah seluruh proses administrasi kontrak diselesaikan.
Menurut Mudyat, proses kontrak menjadi pijakan awal yang krusial dalam memastikan pembangunan KNMP dapat berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Pemerintah daerah juga terus melakukan pemantauan agar pelaksanaan program di masing-masing lokasi dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir.
Sementara itu, dua lokasi lainnya, yakni Jenebora dan Babulu Laut, masih dalam tahap penyelesaian administrasi. Pemkab PPU menargetkan kedua lokasi tersebut segera menyusul untuk masuk ke tahap kontrak setelah persoalan yang berkaitan dengan kesiapan lahan dapat dituntaskan.
Mudyat menjelaskan, proses di dua lokasi tersebut sebelumnya mengalami kendala terkait pembebasan dan status kepemilikan lahan. Lahan yang semula direncanakan untuk pembangunan KNMP sebagian masih berada dalam penguasaan masyarakat setempat sehingga membutuhkan proses penyelesaian dan koordinasi lebih lanjut.
Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus memastikan aspek legalitas dan ketersediaan lahan benar-benar tuntas sebelum pembangunan dimulai. Langkah itu diperlukan agar pelaksanaan proyek tidak menghadapi persoalan hukum maupun kendala di lapangan setelah pekerjaan fisik berjalan.
Pemkab PPU kemudian melakukan koordinasi secara intensif dengan Bank Tanah untuk mencari solusi atas persoalan lahan tersebut. Dari proses koordinasi itu, pemerintah daerah telah mencapai kesepakatan untuk mengamankan sekaligus menyediakan lahan yang dibutuhkan bagi pembangunan KNMP di Jenebora dan Babulu Laut.
“Dengan tercapainya kesepakatan ini nantinya, proyek pembangunan KNMP di Jenebora dan Babulu Laut dipastikan siap dilaksanakan,” ujar Mudyat.
Program Kampung Nelayan Merah Putih di PPU diharapkan tidak hanya menghadirkan kawasan permukiman nelayan yang lebih tertata, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan pesisir agar lebih higienis dan layak.
Pemerintah daerah berharap pembangunan tersebut dapat memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat, meningkatkan produktivitas nelayan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. (ADV)
Pewarta : Taufik

















