CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Manajemen Bandara Sepinggan Balikpapan, berencana mengaktifkan kembali gedung bandara lama sebagai pusat kegiatan UMKM.
Aktivitas ekonomi baru bakal dihadirkan di kawasan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R Iwan Winaya Mahdar, menjelaskan rencana ini bertujuan memanfaatkan kembali aset bandara sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Harapan kami nanti tumbuh UMKM pada gedung bandara lama yang menyediakan layanan seperti snack, kopi, dan produk lainnya,” jelas Iwan, pada Senin (9/3/2026).
Gedung lama bandara, katanya, memiliki daya tarik tersendiri.
Sebab, lanjutnya, bangunan itu mempertahankan unsur arsitektur lokal. Interior bangunan menampilkan banyak elemen kayu serta totem ukiran Dayak yang menjadi ciri khas desain ruang.
“Terminal lama ini sangat estetik,” imbuhnya.
Manajemen Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan berencana menghidupkan kembali kawasan tersebut dengan menggandeng investor.
Langkah ini bertujuan menghadirkan aktivitas ekonomi baru sekaligus membuka ruang usaha bagi pelaku UMKM pada kawasan bandara.
Pihaknya menawarkan gedung lama bandara agar bermanfaat sebagai pusat UMKM dan kegiatan usaha lainnya. Sejumlah investor mulai menunjukkan minat terhadap rencana tersebut.
Salah satu pihak yang tertarik berasal dari Pegasus. Namun nilai investasi masih dalam tahap pembahasan serta kajian kelayakan. “Nilai investasi masih dalam perhitungan feasibility study,” ujarnya.
Renovasi bangunan itu juga membutuhkan kajian teknis lebih lanjut.
Secara umum struktur gedung masih dapat dimanfaatkan, meskipun kemungkinan ada penyesuaian pada bagian eksterior sesuai kebutuhan investor.
Selain pengembangan terminal lama, Manajemen Bandara SAMS Sepinggan juga menyiapkan fungsi baru bagi Terminal B. Terminal itu bakal disulap menjadi fasilitas penerbangan umum atau general aviation yang melayani penerbangan carter, termasuk pesawat jet pribadi.
“Terminal B nantinya melayani penerbangan carter atau private jet,” papar Iwan.
Menurutnya gedung lama bandara memiliki potensi besar sebagai kawasan usaha karena menawarkan pemandangan langsung ke sisi udara bandara.
Ia meyakini keunikan tersebut mampu menarik minat investor maupun pelaku usaha yang ingin membuka bisnis pada kawasan bandara. Pihaknya berharap kerja sama investor dapat terealisasi sehingga gedung lama bandara kembali hidup.
Pewarta: Taufik

















