CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga Pangan melakukan pengawasan pangan secara ketat.
Pengawasan ini dilakukan sejak Februari hingga April mendatang, sebagai upaya menjaga stabilitas harga agar masyarakat tetap membeli pangan dengan harga terjangkau.
“Kepala Bapanas sudah menegaskan pengawasan harga pangan diperketat selama periode Februari hingga April, guna menjaga stabilitas harga di masyarakat,” kata Anggota Satgas Saber Pangan Bapanas, Yudhi, Kalimantan Timur, pada Jumat.
Pemantauan harga ini kerja bersama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk mengawal harga agar tetap stabil.
“Termasuk memperkuat pengawasan distribusi agar kebutuhan pokok masyarakat selalu tercukupi,” ujarnya. Ihwal pengawasan harga, ia menyatakan jika ditemukan pedagang yang menjual komoditas pangan penting melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET), maka akan diberikan teguran keras.
Melalui pemantauan, ia berharap pasokan dan harga pangan tetap terjaga, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi kebutuhan bahan pangan menjelang Idul Fitri, bahkan hingga setelah Lebaran.
“Kami ingin pasokan dan harga pangan tetap terjaga, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, tidak panic buying menjelang Lebaran. Kami bersama tim akan terus berupaya menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan,” imbuhnya, dinukil dari Antara.
Yudhi merinci, harga bahan pangan penting di Kalimantan Timur saat ini antara lain beras antara Rp15.750 hingga Rp17.375 per kilogram (kg), tergantung pada kualitas beras.
Sedangkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog seharga Rp12.600 per kg.
Harga gula pasir antara Rp19-20 ribu per kg, minyak goreng antara Rp18-21 ribu per liter, daging sapi beku Rp115 ribu, daging sapi segar antara Rp150-157 ribu, telur ayam ras di kisaran Rp32 ribu per rak, cabai tiung di kisaran Rp64 ribu, dan harga bawang merah di kisaran Rp36 ribu per kg.
Sedangkan hasil pemantauan di Pasar Gerbang Raja, Tenggarong tadi, sebagian besar harga komoditas pangan terpantau relatif stabil.
“Untuk komoditas pangan seperti beras, telur, ayam, daging, cabai, dan bawang, semuanya relatif stabil, bahkan ada yang mengalami penurunan seperti cabai rawit merah,” ujar Yudhi.
Pewarta: Taufik

















