CENDANA NETWORK, DARIMEDIA.ID – Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor memanfaatkan kesempatan untuk menyuarakan kebutuhan masyarakat di PPU.
Saat berdialog dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggado, Bupati Mudyat menyampaikan keluhan dan keinginan masyarakat PPU, terutama terkait pembangunan dan pengembangan infrastuktur daerah.
Pertemuan yang dihelat di Jakarta, pada Rabu 7 September 2026, dimanfaatkan Bupati Mudyat untuk membahas beberapa infrastruktur yang dinilai penting untuk memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas masyarakat di PPU.
Ia menyuarakan sejumlah kebutuhan infrastruktur dasar daerah yang dinilai masih minim. Beberapa usulan yang disampaikan meliputi peningkatan dan perbaikan jalan, pembangunan dan peningkatan jembatan, pengembangan bendungan, sampai penyediaan infrastruktur air bersih.
Bupati Mudyat mengatakan kebutuhan ini berkaitan langsung dengan pengembangan wilayah dan penunjang aktivitas masyarakat.
“Seperti sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ekonomi daerah. Ini diperlukan mendukung akses masyarakat, kegiatan pertanian, dan ketahanan pangan di Kabupaten PPU,” tutur Mudiyat Noor.
Ia menilai, peningkatan jalan dan jembatan dibutuhkan guna memperkuat konektivitas antarkawasan. Kata Mudyat, infrastruktur juga menjadi bagian penting membuka akses menuju sentra-sentra aktivitas masyarakat dan ekonomi.
“Sedangkan pengembangan bendungan diarahkan mendukung kebutuhan sektor pertanian, terutama dalam menjaga ketersediaan air bagi kegiatan produksi,” imbuh bupati.
Selain itu, lanjut Mudyat, kebutuhan air bersih juga menjadi perhatian dalam dialog tersebut.
Pemkab PPU mendorong dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur penyediaan air bersih seiring pertumbuhan kebutuhan masyarakat dan perkembangan wilayah.
Mudyat berujar, Menteri PU Dody memberi respons positif terhadap sejumlah usulan yang disampaikan pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, Pak Menteri Pekerjaan Umum mendukung dan merespons sejumlah usulan yang kami ajukan. Dari perbaikan infrastruktur jalan, jembatan, bendungan, dan pemenuhan air bersih,” ujar Bupati Mudyat.
Meski begitu, dukungan ini selanjutnya perlu diterjemahkan melalui pembahasan teknis antara Pemkab PPU dan Kementerian PU.
Pihaknya berharap usulan yang telah disampaikan dapat masuk dalam mekanisme perencanaan pembangunan pemerintah pusat.
“Saya berharap Kementerian Pekerjaan Umum segera menindaklanjuti hasil audiensi ini,” kata Mudyat.
la menegaskan Pemkab PPU akan terus menjaga komunikasi dengan pemerintah pusat untuk memperjuangkan kebutuhan infrastruktur daerah.
Bupati Mudyat menegaskan penguatan infrastruktur dasar tidak hanya dibutuhkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat saat ini.
“Namun juga menjadi bagian kesiapan PPU menghadapi pertumbuhan wilayah yang semakin berkaitan dengan perkembangan Ibu Kota Nusantara,” jelasnya.
Dengan posisi PPU yang berada di sekitar kawasan IKN, peningkatan konektivitas, ketersediaan air bersih, dan dukungan infrastruktur untuk pertanian dinilai penting agar pertumbuhan kawasan dapat memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat daerah
Bupati Mudyat berharap pembahasan dengan Kementerian PU dapat berlanjut ke tahap teknis.
“Sehingga kebutuhan infrastruktur yang telah diusulkan memiliki kejelasan tindak lanjut dan dapat direalisasikan, meski bertahap,” katanya. (ADV)
Pewarta: Agung

















